Jiwa yang Berbeda
Jauh di dalam lapisan kesadaran yang tidak bisa dijangkau oleh jarum suntik maupun mesin pemindai rumah sakit, jiwa Adrian sedang terombang-ambing di sebuah tempat yang sangat asing.
Adrian membuka matanya perlahan. Sejauh mata memandang, ia hanya melihat hamparan warna putih yang tak berujung. Tidak ada langit, tidak ada bumi, tidak ada ufuk pembatas. Tidak ada bayangan di bawah kakinya, seolah sumber cahaya berasal dari segala arah sekaligus. Tempat itu sangat sunyi, namun anehnya, kesunyian itu tidak terasa mencekam, melainkan hampa dan menenangkan secara bersamaan.
"Di mana aku?" tanya Adrian pada kehampaan tersebut.
Bab Populer