Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mate

Mate

Ia mengusap kepalaku lembut, lalu tersenyum. “Sama kayak kopi yang mengajarkan bahwa rasa pahit itu nggak seburuk yang kita pikirkan. Minum kopi bareng, yuk.” ucap Alfa yang berdiri tepat di belakang kami berdua. “Fita nggak suka kopi. Sukanya susu.” jawabku sambil nyengir kuda. Terdengar suara tertawa renyah milik Hafiz. “Kasian banget sih, Fa!” ledek Hafiz sambil tertawa memegang perutnya.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai kecupan
Baca
+Pustaka
Mengejar Impian

Mengejar Impian

Gak ah, aku masih kuat, sepuluh menit lagi juga bel istirahat kedua" "Aah dasar Yudi! Sini aku aja yang minta dul, aku sudah sangat haus ini" Timpal Cepi yang langsung bergeser pindah dan mendekat pada Abdullah "Hmmph" Yudi masih memalingkan wajahnya "Gluk,, gluk,, gluk,, aaahhh, suueeegeerrr! " "Beneran kamu tidak mau Yud?" "Ini air mineral rasa cinta pemberian dari Amelia nih, khasiatnya mampu melepas rasa dahaga dan kekeringan di tenggorokan. Iya gak dul ? Hehe" Ledek Cepi pada Yudi
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai kecupan
Baca
+Pustaka
Kita Bertemu di Korea

Kita Bertemu di Korea

Pria itu terlihat sangat menikmatinya. Kim Tae Ho mengalihkan pandangan ke arah kaleng besar yang berisi kerupuk kulit berukuran besar. “Ini apa?” tanya Tae Ho. “Itu namanya karupuak jangek. Coba dimakan, rasanya enak.” Samiya mengambil satu kerupuk kulit, mencocolkan ke kuah sate, kemudian memakannya. Tae Ho meniru apa yang dilakukan Samiya, lalu memakannya.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai kecupan
Baca
+Pustaka
Godaan Kupu2 Malam

Godaan Kupu2 Malam

sahut Eva santai, ia menyesap anggur putih. “Itu yang membuatku sangat menyayangimu,” seru Madam Lucy senang. Ia mengecup pipi Eva setelah melempar majalah yang barusan dilihatnya. Eva tersenyum tipis lalu berjalan menuju walk in closet. Tanpa sengaja netranya menyapu majalah yang Madam Lucy lempar. Seketika Eva memungut majalah tersebut, ia menatapnya dengan seksama.
698 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kecupan
Baca
+Pustaka
Pacarku Ganteng, tapi Konyol

Pacarku Ganteng, tapi Konyol

besok bawain roti isi selai stroberi + susu rasa stroberi juga G - Gue tuh udah capek banget tau gak! K - Capek kenapa kak? Tadi hape beneran lagi di charger kok G - Capek nahan kangen. Gak sabar buat ketemu besok G - Ki, before sleep, lo itu kayak upil kalo dipikir-pikir yah K - Hah? Upil? G - Iya Upil. Lo upil, gue kelingkingnya. Soalnya gue bakal cari lo sampe dapet dan nempel di gue.
1027.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 795 kali sebagai kecupan
Baca
+Pustaka
Cupang Di Leher Suamiku

Cupang Di Leher Suamiku

Kinara seketika bangkit dari kasurnya, tangannya meraih Nathan dan mendekapnya erat dalam gendongan, setelah itu bergegas pergi menuju dapur untuk mengambil sesuatu. "Nathan pasti lapar, untungnya beberapa hari lalu aku membeli stok bubur instan, jadi tidak terlalu ribet untuk membuat makanan di saat seperti ini," gumam Kinara dengan kaki yang berjinjit, mencoba mengambil sesuatu dari rak yang berada jauh di atasnya. Kinara mengambil sebuah bubur tim instan dan mulai merebus air di dalam panci kecil. Setelah selesai menyeduh bubur instan, Kinara kembali mengambil sebuah toples berisikan susu formula yang menjadi stok mingguannya.
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 914 kali sebagai kecupan
Baca
+Pustaka
ASISTEN KESAYANGAN TUAN ARLAN

ASISTEN KESAYANGAN TUAN ARLAN

sepiring gorengan bakwan yang masih mengepul. "Keyla, apa itu?" tanya Arlan, suaranya terdengar tidak percaya. "Ini namanya kopi anti-kaku, Pak. Dan ini bakwan 'Goyang Lidah' dari depan gedung. Tadi saya beli pas lagi anget-angetnya. Bapak pasti belum sarapan, kan? Muka Bapak kelihatan lebih pucat dari kemarin, kayak kurang asupan micin," ucap Keyla tanpa dosa sambil meletakkan nampan itu tepat di samping laptop Arlan.
716 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kecupan
Baca
+Pustaka
Seatap dengan Racun Rumah Tanggaku

Seatap dengan Racun Rumah Tanggaku

Setelah selesai diseduh, lelaki itu langsung menyeruputnya. "Kok rasanya asin!" Lelaki itu langsung memuntahkannya, lalu mengecek kembali pada tempat gula yang tadi ia masukkan. Ia terperanjat, saat tahu ternyata yang dimasukkan tadi bukan gula, melainkan garam. ****
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai kecupan
Baca
+Pustaka
Sepupu Rasa Suami

Sepupu Rasa Suami

Elma pun tersadar dan tertawa. "Maaf, habis nya kue ini enak sekali, Mas. Aaa..." Elma menyodorkan kue red Velvet dengan mulut terbuka. Adam terkekeh. "Hmm... manis, semanis senyumanmu."
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai kecupan
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

“Ada sesuatu diminuman itu? Apa yang kau rasakan setelah meminumnya?” “Aku tidak tahu.” ucap Bella menggelengkan kepala sambil mendekat pada pria itu saat tangan besarnya menarik lengannya. Karena merasa sakit, Bella memilih mendekatkan tubuhnya. Dia tak ingin merasakan kesakitan lagi akibat ulah tangan pria itu. “Jelaskan bagaimana rasanya!” pinta Dante lagi. “Hem…..rasanya panas seperti terbakar tapi sangat enak saat seseorang menyentuhku. Maksudku, aku bisa menikmatinya. Enak sekali,” jawabnya jujur.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kecupan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status