Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAHAR 2 JUTA

MAHAR 2 JUTA

Apalagi kabar menikahnya yang memang sudah tersebar di penjuru Pesantren. Panasnya sinar matahari siang ini, tak mengurangi semangat para wali santri untuk bertemu dengan putra putri mereka di Pesantren. Kesibukan yang mereka lakoni setiap hari pun rela di tinggalkannya sejenak, agar mereka bisa bertukar kabar dengan sanh buah hati. Dilain sisi, adapula santri yang tak pernah merasakan di jenguk orangtuanya dan mereka akan mengisi hari jumatnya dengan berbagai kegiatan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kehidupan santri di pesantren
Baca
+Pustaka
TERSESAT DALAM GAIRAH

TERSESAT DALAM GAIRAH

Bahkan, iming-iming mengubah Anton menjadi anak soleh dan relijius, orang tua mana yang menolak tawaran tersebut? Hidup di pesantren sebenarnya tidak benar-benar gratis. Memang benar kalau santrinya diberi makanan. Tapi, jangan bayangkan makanan sehat yang tercukupi gizinya. Pasokan menu di sekolah berbasis agama itu bergantung kepada kebaikan para donatur. Jika sedang banyak sumbangan, mereka bisa makan enak. Jika tidak, mereka harus puas hanya makan sekali di waktu siang dengan menu kuah sop yang encer.
1012.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai kehidupan santri di pesantren
Baca
+Pustaka
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

"Aku juga, mbak. Belum siap apa-apa. Bahkan aku juga malas banget buat kembali ke pesantren. Mbak tahu sendiri, kalau aku anaknya ini seperti apa? Dikit-dikit suka pusing kalau sudah mulai membahas nahwu shorof saat di pesantren. Belum lagi kitab yang banyak banget, setiap dua jam selalu ada ngaji kitab yang di mana kalau maknai kitab itu tidak cuma dua lembar tapi bisa lima lembar tujuh lembar. Aku malas kembali ke pesantren, mbak." Teh itu setelah diteguk beberapa saat, dia menaruhnya kembali. Dan keluarlah semua keluhan itu. Zizi memang ada benarnya, pesantren dari dulu bukanlah tempat bermain-main. Tetapi tempat di mana seorang anak dibimbing sampai bisa menjadi santri yang solih solihah
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kehidupan santri di pesantren
Baca
+Pustaka
Redupnya Kecantikan Istriku Akibat Ulah Ibuku

Redupnya Kecantikan Istriku Akibat Ulah Ibuku

“Teman waktu di Purwakarta. Sekedar kenal aja sih, enggak terlalu dekat juga.” “Tapi, Bunda aneh tahu. Orang enggak terlalu dekat, tapi sampai kepikiran.” “Ah, iya juga. Sudahlah lupakan saja. Nav, kenapa sih betah banget di pesantren?” “Karena, asyik aja Bun. Di sana Sebagian teman sekamar Nav juga lanjut sekolah kok.” “Oh gitu, baguslah. Kirain, karena ada santri putri.”
9.321.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 783 kali sebagai kehidupan santri di pesantren
Baca
+Pustaka
Terpesona Gus Tampan, Usai Dicampakkan Mantan

Terpesona Gus Tampan, Usai Dicampakkan Mantan

Hingga mereka lupa, jika mereka masih butuh daratan untuk bisa tetap rendah hati. Dini tentu saja penasaran dengan apa yang ada di dalam pesantren. Dia sama sekali belum pernah masuk ke dalam pesantren. Sepanjang hidup, Dini tidak tahu apa yang terjadi di dalam pesantren. Dini pun meminta izin pada Fachri untuk melihat kehidupan para santri dan santriwati di dalam pondok pesantren. Apalagi pondok pesantren ini merupakan pondok pesantren yang terkenal. Sehingga ada banyak hal baru yang bisa Dini pelajari di pondok.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai kehidupan santri di pesantren
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

jawabku sopan kepada mbah putrid pada akhirnya menutup pembicaraan seputar jodoh siang ini. Sedari kecil hidupku di pesantren ini, kepunyaan Abah. Cukup menampung anak-anak yang membutuhkan pendidikan dasar hingga sekolah menengah atas. Asrama bagi mereka yang jauh dari tempat tinggal juga tersedia di sini, walau tidak banyak. Setelah lulus sekolah, aku memilih untuk ikut serta mengajar mengaji dan juga membimbing menghafal surat dalam Alquran. Bukan perkara yang mudah tentu saja.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai kehidupan santri di pesantren
Baca
+Pustaka
Married With My Sister's Fiance

Married With My Sister's Fiance

Sesekali ia mengajukan pertanyaan-pertanyaan sederhana tentang Islam pada ustadzahnya. Selanjutnya, Nada belajar shalat, membaca Al-Qur'an, dan berpuasa secara intensif dari lingkungan pesantren. Dari sana pula, ia belajar menutup aurat sesuai syariat Islam. Meskipun ia selalu diminta sang ibu untuk pulang ke rumah saat libur semester, ia tetap tidak mau. Ia memilih menetap di pesantren. Setelah enam tahun berlalu, ia pulang dan disambut tatapan rindu sang ibu dan tatapan sinis dari ayah dan kedua kakaknya. "Jadi ini hasil dari enam tahun menjadi santri? Cih! Kau benar-benar seperti perempuan kampungan!" ucap Gunawan sinis saat ia baru saja sampai di rumahnya.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai kehidupan santri di pesantren
Baca
+Pustaka
LEGENDA KAMESWARA

LEGENDA KAMESWARA

Polos, tapi semangat. Tidak banyak yang tahu tentang mereka, pendekar muda yang menggegerkan dunia persilatan menjadi santri. Mungkin hanya para pengajar yang mempunyai ilmu tinggi saja. Walaupun pesantren ini juga mengajarkan ilmu silat, tapi porsinya lebih sedikit daripada ilmu agama. Karena tujuan utamanya bukan untuk jadi seorang pendekar seperti perguruan. Namun, Kameswara tidak tahu kalau dirinya selalu dalam bahaya.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai kehidupan santri di pesantren
Baca
+Pustaka
Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Entah berapa pesan atau panggilan masuk yang sudah terabaikan. Hidup di pesantren tidak seburuk yang kubayangkan. Aku masih bisa makan dan mandi dengan normal. Tidak sampai desak-desakan atau kehabisan makanan. Atau mungkin karena penghuni pondok ini belum sepenuhnya kembali. Kutarik selimut tebalku sampai menutup kepala, berharap bisa terlelap sampai pagi. *** “Anin, bangun!”
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai kehidupan santri di pesantren
Baca
+Pustaka
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Mulai dari syawir (musyawarah), diba'an, manaqiban, muhadhoroh, bahkan jika ada lomba tahunan seperti Agustusan atau peringatan hari-hari besar lain serupa acara maulid nabi hingga pentas seni. Untuk tempat bermukim, para santri putri tinggal di asrama yang berada di area pesantren yang gerbang masuknya langsung berhadapan dengan gedung-gedung madrasah. Dalam kata lain asrama santri putri terletak di sebelah kanan ndalem, berdiri berhadapan dengan bangunan madrasah yang terletak di sebelah kiri masjid.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai kehidupan santri di pesantren
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status