Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Torrance, California Ledakan dari Bagian Belakang dari bahan peledak plastik yang dicetak di bagian bawah sepatu kets Jack mengguncang seluruh tulang di tubuhnya. Dia terdorong ke depan dengan lutut di lantai. Lengannya berputar dan tubuh bagian atasnya terpelintir ke belakang akibat kekuatan tersebut. Sang pemimpin melompat dari jalurnya dan menatap ke belakang Jack. Ekspresi terkejut di wajahnya adalah petunjuk pertama akan kehancuran yang ditimbulkan oleh ledakan itu.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai kekesalan
Baca
+Pustaka
Terlalu Kaya dan Tampan

Terlalu Kaya dan Tampan

jawab Kevin dingin. “Kalau sentuhan terjadi?” Kevin terdiam. “Pemutusan bisa runtuh.” Kevin memejamkan mata. “Belum,” katanya pelan. “Belum sekarang.” Monitor berkedip. Di layar, satu kata muncul perlahan: UNSTABLE
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kekesalan
Baca
+Pustaka
Kecelakaan dan Penyesalan

Kecelakaan dan Penyesalan

Alasan kenapa aku terlihat seperti dalam kondisi mental yang baik adalah karena dengan organ dalam yang sudah robek, aku sebenarnya sudah hampir tidak bertahan lagi, adrenalin dalam tubuhku sudah mencapai puncaknya. Sebagai seorang direktur rumah sakit, kalau saja Ibu sedikit lebih memperhatikan, pasti bisa melihatnya. Sayangnya dia hanya peduli pada adikku dan sejak awal sampai akhir tidak pernah melihatku sedetik pun.
51.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kekesalan
Baca
+Pustaka
Sukses setelah ditalak Tiga

Sukses setelah ditalak Tiga

Met baca 🍃 __________ "You freaking me out, Kemal!" geram Ines. Kemal tertawa pelan lalu meringis karena sakit di kepalanya. "Sorry, i just try to make a joke karena lo terlalu ... drama." "Drama lo bilang!" teriak Ines. Kemal memejamkan mata dengan kening mengkerut. "Lo pikir omongan lo berkualitas. Kita saling membutuhkan? Kalimat apaan itu!" Ines berjalan ke arah meja kecil kemudian membuka makanan yang ia beli. "Mendingan lo tidur dari pada keluarin kalimat nggak penting."
1028.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kekesalan
Baca
+Pustaka
Suamiku Dingin!

Suamiku Dingin!

Ya Tuhan,tidak bisakah wanita tua itu berbicara dengan normal dan tidak dibuat-buat? Tiba-tiba langkah Keyla terhenti mendengar ucapan wanita itu. A? A apa? Augesia? Apakah itu semacam penyakit? Kelainan? Atau sakit jiwa? Ah, entahlah. Keyla tidak peduli. Saat ini dia sedang jengkel. Terserah Stevan mau sakit apa. Mau kudis, kek. Kurap, kek. Panuan, kek. Dia tidak peduli!
1054.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kekesalan
Baca
+Pustaka
Dicintai Dua Sahabat

Dicintai Dua Sahabat

jelas Kevin Keysha mendengar itu dengan diam Keysha setuju dengan yang di ucapkan Kevin tapi Keysha juga tidak suka sikap Kevin yang tiba-tiba itu "aku ga marah kok, cuma kaget aja". gumam Keysha "key,,," "ga usah di bahasa lagi ya Vin, aku ga papa kok". potong Keysha yang memaksakan senyum di wajahnya Kevin bisa menembak jika Keysha sedang terpaksa terlihat biasa saja, tapi cukup senang dengan reaksi Keysha
8.84.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai kekesalan
Baca
+Pustaka
Pemalas Penantang Dewi

Pemalas Penantang Dewi

@Garga [Pilihan yang tepat manusia, kaburlah selagi kamu bisa, hahahaha.] “Aarrrrggg! Sialan, suaranya saja membuat kepalaku pusing meski aku sudah sejauh ini,” umpat Ken yang menahan rasa sakit pada kepalanya sambil terus berlari. Saat Ken merasa sudah jauh dan aman, dia berhenti dan beristirahat sejenak, “Sial, botol yang berisi air danau sudah habis, aku jadi tidak bisa memulihkan staminaku yang terkuras.”
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai kekesalan
Baca
+Pustaka
Tersesat

Tersesat

Meski demikian Zimat masih berteriak-teriak kesakitan. “Wis sak munu ae disik Mat, sesuk aku tak rene maneh. Kudune alon-alon ora keno dikasari. Engko suwu-suwi lak pulih,” (sudah segitu dulu Mad, besok aku ke sini lagi. Harusnya memang pelan-pelan tidak bisa dikasari. Nanti lama-lama kan pulih, Red-).
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kekesalan
Baca
+Pustaka
The Seductive Revenge

The Seductive Revenge

Kevin menyarankan. "Ini juga lagi nyari suami. Kan test drive dulu? Nggak lucu kalau tiba-tiba malam pertama akunya malah muntah-muntah!" sergah Jelita santai sambil meneguk air putih dari Kevin sampai tandas. "Makanya tadi aku bilang kamu sebaiknya konsultasi ke psikiater! Itu namanya mental disorder, Ta! Gangguan jiwa," sambar Kevin.
9.855.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kekesalan
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Black Aurora
lagi2 kesalahan teknis ...... setelah bab 100 malah loncat bab 104. tadinya aku mau save dulu, eh malah kepencet tayang ......... maap ya, kalo mau jangan dibuka dulu bab 104, tapi kalo udah keburu buka ya nanti pas giliran bab 104 muncul jangan dibaca lagi ya .........
Vella Febrian
tor terima kasih bnyak sudah mnyajikan karya semenarik dn sebagus ini,sprti biasa karya2mu gak usah diragukan lagi..yg prnh bca novelmu pst akn sll ketagihan,dn honestly crtamu yg ini mlebihi ekspktasiku krn emg sekeren itu..smpe ktmu lgi dicrtamu yg lain yah tor,aku sll mnantikannya
Baca Semua Ulasan
Suamiku Simpanan Tante-tante

Suamiku Simpanan Tante-tante

keluhku merasa cemas. “Aku udah nge-W* kamu, loh. Tapi nggak dibalas.” Mas Saleh bicara begitu dengan senyum. “Tapi, nggak apa-apa, kok. Aku tahu kalau kamu mungkin sibuk—eh, ternyata benar. Kevin juga sakit. Dia pasti rewel, ‘kan?”
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai kekesalan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status