Lady Bug
Pria gendut mengawasi Anjas sambil bicara, "Saran saya sebagai orang hukum. Sebelum kalian menuduh, sertakan bukti real, jangan hanya berhalusinasi. Penerbit Rayon, mending kalian batalkan saja konrak dengan si plagiat. Novel kami sudah ber ISBN."
Gadis yang duduk di tengah, wakil pihak Rayon pun angkat bicara. "Ini aneh. Okelah kalau ide sama, itu masih bisa dimaklumin. Kalimat di sana sama persis dengan kalimat di novel Vivi. Dan saya mengikuti perkembangan novel Vivi dari hari pertama Anjas dikirim untuk membantunya. Dan saya kenal kalimat di sana, kalimat yang Anjas dan Vivi ciptakan. Saya yakin Anjas--"