Keris Bunga Bangkai
Dia menggelengkan kepalanya, seakan mengatakan untuk tidak mendekatinya lebih dari itu.
Arifin pun menatap heran pada Rangkahasa, dan kemudian mengalihkan pandangannya pada Tarendra, yang sepertinya terlihat sama-sama menatap serius ke arahnya.
“Kenapa dengan kalian?” tanya Arifin, masih nampak biasa saja.
Setelah itu, kedua orang itu kembali mengalihkan perhatian mereka pada keris tersebut.
“Untuk sesaat, aku jadi terbayang akan kejayaan Marajaya, dan tiba-tiba saja tanganku tergerak untuk memungutnya,” jelas Tarendra.
Hot Chapters