Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ethereal

Ethereal

"Sesuatu yang benar benar indah dan cantik? Terlalu sempurna sampai tidak ada tandingannya di dunia ini?" Damon mengangguk pelan. "Benar." ucapnya membeo. "Nama yang sangat cantik, sangat menggambarkan keindahan yang dimiliki adiknya...." Kemudian hening sesaat. "...Sayang sekali jika kita harus menghancurkan dua Ethereal dalam hidupnya sekaligus." Kontras dengan ucapannya, tatapan lembutnya pada gelas karton dengan nama Ethereal itu menunjukan suasana hatinya yang tenang, seolah-olah satu satunya ketenangan yang bisa dia dapat adalah dari kehancuran mantan sahabatnya.
103.0K viewsOn holdIdinagdag sa Library 59 Beses bilang kembarannya aether
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Itu seperti mencoba meyakinkan sebuah kalkulator bahwa 2 + 2 bisa sama dengan 5 dalam keadaan tertentu—sebuah tugas yang hampir mustahil. Sementara itu, di dimensi Aetherial, situasinya justru lebih kacau. Ren Xiao dan Pengembara melaporkan melalui saluran enkripsi bahwa "penstabilan" paksa berlangsung seperti epidemi. Makhluk-makhluk Aetherial yang bebas diserang oleh rekan-rekan mereka yang "tercerahkan", yang berusaha membekukan bentuk dan pikiran mereka menjadi pola energi yang tetap. Medan pertempurannya adalah medan ide itu sendiri, sebuah badai konsep yang saling bertabrakan.
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 51 Beses bilang kembarannya aether
Read
+Library
KEMBALINYA PANGERAN MAFIA

KEMBALINYA PANGERAN MAFIA

"Aether, apakah kamu bisa memastikan kami akan aman di masa depan? Aku takut jika ada perkataan yang membuat salah satu dari kami mendapatkan masalah." "Semua sudah direncanakan dengan baik, hanya saja kita membutuhkan sedikit pengorbanan. Sedikit menyakitkan namun saya akan memastikan semuanya baik-baik saja," ucap Aether sambil mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku jasnya. "Dengan alat ini, bisa membuka mata orang lain tentang betapa berharganya seorang anak."
4.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 127 Beses bilang kembarannya aether
Read
+Library
Dikira Satpam Hidung Belang Ternyata Dewa Perang

Dikira Satpam Hidung Belang Ternyata Dewa Perang

Nilainya tidak bisa diukur dengan angka yang wajar, karena bahkan seseorang di Ranah Ethereal tidak bisa menciptakannya dari awal. ** Rahang Ryan mengeras. Tangannya mengencang di sekeliling gagang bilah hitamnya. Ia tahu satu hal yang tidak banyak orang tahu. Bilah hitam di tangannya ini juga bukan senjata biasa. Sebelum Crimson jatuh, sebelum bilah ini menjadi sisa dalam arti yang sebenarnya, ia punya nama. "Aether", begitu Crimson menyebutnya. Nama yang tidak pernah Ryan gunakan, karena setelah kepergian Crimson, bilah itu tidak lagi terasa seperti benda dengan nama.
1048.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang kembarannya aether
Ipakita ang mga Review (9)
Read
+Library
ekadermawan89
fresh ceritanya, mantap thor. Saya sudah baca 6 dari 7 karya-karya keren beliau. Rianoir ini salah satu penulis novel yang produktif, kreatif sekaligus imajinatif dan disiplin di waktu yang sama. tetap konsisten brother ...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Basahin ang Lahat ng Review
Protokol Senyap: Aletheia

Protokol Senyap: Aletheia

teriaknya, suaranya pecah, namun tenggelam oleh dentuman kembang api yang terus meledak di langit malam. Di dalam air, Lena membuka matanya setengah sadar. Samar-samar dia melihat sosok yang mendekat di antara riak gelap, lalu kilatan cahaya seperti arloji di tangan seseorang itu—sebelum semuanya perlahan menghilang dalam kegelapan laut. • Earpiece di telinganya mengeluarkan suara statis. "Bzzzt—krrt— Lena— kau dengar— kzzzt—"
409 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang kembarannya aether
Read
+Library
Jerat Cinta si Kembar Cantik

Jerat Cinta si Kembar Cantik

Ia setidaknya harus merasakan betapa sulitnya untuk mendapat kesempatan emas seperti ini. "Tentu saja, aku akan mendengarkan semua yang kau katakan. Aku akan menuruti apa pun maumu," balas Julien. Dalam hati ia begitu girang karena setidaknya ia dapat berkomunikasi lagi dengan Serena. **** "Oh, Tuhan! Kalian menggemaskan! Little Bunny, my Baby Bunny!" Aiden berseru dan berceloteh dengan gaya imut ketika berhambur memeluk kedua makhluk kembar yang menawan itu.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang kembarannya aether
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Lelang malam itu tidak berlangsung di tempat biasa. Lokasinya tersembunyi jauh di bawah tanah, di bawah galeri seni mewah bernama Aetherium—tempat yang dikenal hanya oleh kalangan tertentu yang hidup di bayang-bayang kekuasaan. Dari luar, Aetherium tampak seperti galeri modern berisi patung kinetik dan lukisan surealis, tapi bagi mereka yang tahu jalur rahasia, pintu menuju dunia gelap terbuka di balik dinding kaca paling utara.
1053.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang kembarannya aether
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Kulirik dari celah jendela rupanya gerimis mulai menitik dan membasahi setiap dinding di luar serta kaca yang bening menjadi berembun karena tetesan air langit itu. Ternyata begitu cepat malam menyapa kami. Benar saja terlihat si kembar memeluk kedua lenganku erat. Sementara aku masih terduduk di sofa di tengah-tengah ruangan. Astaga! aku melihatnya lagi, sosok yang sama pada waktu yang mungkin sudah tak terhitung lagi. Bisa jadi aku sudah sangat teramat biasa dengan pemandangan buruk ini. Tapi kali ini bukan itu yang ingin kubahas melainkan kan ada keanehan yang tidak biasa tergambar dari pemilik mata sendu itu.
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 201 Beses bilang kembarannya aether
Read
+Library
Kembalinya Ayah Milik si Kembar

Kembalinya Ayah Milik si Kembar

terang Ryan memberikan lembaran review yang tadi dibawa Galaxy. “Ini kenapa ada 4 lembar?” tanya Avery dengan tatapan bingung. “Oh itu, hari ini kebetulan hanya mereka yang bisa ke sini,” ucap Ryan memberi alasan. Avery ganti menatap Galaxy kesal karena dia tidak bisa mengeluarkan keluhannya. Di sana masih ada Ryan yang mengajak si kembar dan memperkenalkan kepada programmer yang ada di ruangan itu. Hal tersebut membuat wanita berusia 22 tahun ini curiga karena melihat seorang Ryan yang sangat sopan sekali terhadap kedua pemuda yang lebih muda.
105.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 174 Beses bilang kembarannya aether
Read
+Library
Ayah Baru Pilihan si Kembar

Ayah Baru Pilihan si Kembar

Sementara itu, Jayden menitipkan kembali si kembar kepada ibu mertuanya, Maryam. Rayyan terbangun dan perlahan membuka matanya, apa yang terlihat di hadapannya adalah dinding ruangan berwarna putih. Dia mencoba untuk bangun dengan bantuan lengan kirinya, mengingat lengan kanannya tergips. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya dia berhasil duduk dengan susah payah. Namun, sebelum dia beranjak lebih jauh, Rayyan mencoba memberanikan hati dan dengan gemetar perlahan menyingkap selimut yang menutupi bagian bawah tubuhnya.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang kembarannya aether
Read
+Library
PREV
12345
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status