Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Naga Penakluk Hati

Naga Penakluk Hati

Aetherion. Sosok salah satu dewa yang disembah di dunia ini. Dewa langit. Aetherion memiliki saya burung keemasan dan memakai jubah putih yang melapisi zirah keperakan. Rambutnya pirang keemasan dan berkilau. Ia tersenyum kepadaku. "Nancy," ucapnya lagi. "Apa yang kau inginkan dariku?" tanyaku mengulang. "Apa yang kau inginkan dariku?"
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai kembarannya aether
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
cyllachan
Halo pembacaa… versi revisi sudah up semua ya XD ada beberapa part yang kurevisi terutama di bagian awal. Semoga kalian suka revisinya dan cerita lebih hidup. Ke depan aku bisa upload seperti biasa lagi ya. Selamat membaca! Jangan lupa tinggalkan komentar yaaa. Komentarmu adalah penyemangatkuhhh
Luthfiyya
Masuk ke dunia Game kyaknya seru yaa. apalagi biasanya suka kalah pas main game, ehh tiba-tiba masuk ke game itu sendiri, jadi kau gamau harus bisa menang biar ga mati. ceritanya keren sih, apalagi buat yg suka cerita fantasy, ini beneran cocok dibaca malem".
Baca Semua Ulasan
Demon King

Demon King

Drone itu sigap mengikuti langkah Devon menaiki tangga menuju landasan. Ganymede Petrochinni ternyata sudah bersiap di samping Orion. "Nona Valishka baru saja menghubungi saya, Yang Mulia," jelasnya. "Ya, ya! Aku sudah tahu. Valishka juga baru saja menghubungiku," sahut Devon cepat seraya memaksakan senyumnya. "Bagaimana dengan pembicaraan kita, Yang Mulia?" Tanya Ganymede. "Sementara kita berkomunikasi melalui Aether saja," jawab Devon. Aether adalah alat komunikasi paling mutakhir. Memungkinkan sosok yang dihubungi untuk tampil di depan mata dalam bentuk hologram tiga dimensi.
9.78.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai kembarannya aether
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

Saat itu dua bayangan kembali muncul, "Mau lari kemana kalian?" Itu adalah Ra'thar dan Echo Reverser. Ledakan petir dan magma mewarnai langit kabut Zenthara. Di pusat pertempuran, Catherine dan Ravina telah menyatu dalam fusion spesial: Aether Volt Gaia, perwujudan energi bumi dan petir dalam satu tubuh. Armor magma hidup berpadu dengan jalur listrik plasma, menciptakan sosok perempuan berkilau merah-ungu dengan dua sayap kristal dan mata menyala seperti batu bintang.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kembarannya aether
Baca
+Pustaka
Tes Pengajuan AE

Tes Pengajuan AE

Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE.
400 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai kembarannya aether
Baca
+Pustaka
Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Kehidupan Ketiga Sang Villainess

panggil Aurelia. "Ya, Permaisuri?" sahut mereka serempak sembari berdiri tegak di belakangnya. "Saksikan ini. Inilah alasan mengapa Xaverius memilihku berdiri di sampingnya," ucap Aurelia. Ia mengepalkan tangannya di udara. "Pemurnian Aether: Hancurkan Kehampaan!"
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kembarannya aether
Baca
+Pustaka
Reihan: Enkripsi Perasaan

Reihan: Enkripsi Perasaan

“Tapi ia juga penyayang, setia, dan... tak pernah kembali dari perang terakhirnya.” Ada rasa sesak yang tak bisa dijelaskan di dada Ryan saat Selthara menyebut nama Aetherion—suaminya yang telah gugur dalam perang. Ia tak mengerti kenapa hatinya bereaksi begitu... tapi luka yang terasa begitu nyata membuatnya terdiam. Zio, yang masih dilingkupi kebingungan, memberanikan diri bertanya, “Lalu... Alea? Apa dia juga anakmu?”
800 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai kembarannya aether
Baca
+Pustaka
Dikejar Cinta si Kembar

Dikejar Cinta si Kembar

Seketika Nana seperti mendapatkan udara segar yang masuk ke dalam paru-parunya, ini bahkan lebih menyenangkan dari menemukan sebongkah emas bagi Nana. "Na, Nana... Kamu masih di dalam kan? Keluar yuk de..." "Na..." Nana masih menatap kemana arah pria yang baru saja menciumnya itu, pergi. Sepertinya dia tidak menggubris siapa yang mengetuk pintu itu. "J-jadi, i-tu... Itu adalah ciuman pertamaku? Dan itu dengan kak Taeyang? Astaga... Ya Tuhann, apakah aku sedang bermimpi? Ah, astaga... Malunya!?"
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai kembarannya aether
Baca
+Pustaka
EMERALD

EMERALD

“Eh ko manggil Tante sih Al. Panggil mama dong, dia kan sekarang sudah jadi mama kamu. “ Ujar Anton dengan rasa sedikit kesal pada Alin. Siska hanya bisa tersenyum, karena Anton masih berada disamping nya. “Kamar kamu di atas Al, di sebrang kamar Freya. Pintu yang berwarna putih. Tenang sudah mama beresin ko, sudah bersih dan wangi kamar nya. “ Siska lagi lagi tersenyum pada Alin, senyuman itu membuat Alin merinding. Siap siap nih gue ngadepin 2 penyihir ini. Sok sok an senyum lagi, jijik gue.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kembarannya aether
Baca
+Pustaka
Reality Reloaded

Reality Reloaded

“Kalau gitu, kita coba cari tahu. Mungkin ini ada hubungannya sama program lo.” Namun, sebelum mereka bisa melanjutkan percakapan, layar komputer Aldo tiba-tiba berubah. Sebuah pesan baru muncul di layar: “Misi Baru: Gunakan Chip Aetherium untuk membuka lokasi tersembunyi. Petunjuk: Dekat sumber energi di sekitar Anda.” Aldo memandang layar itu dengan cemas. “Ini mulai nggak masuk akal.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai kembarannya aether
Baca
+Pustaka
Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Aetherland Private Island - 3 Tahun Kemudian Langit di atas Aetherland bersih tanpa awan, menyatu dengan laut turquoise yang jernih. Angin sore bertiup lembut, membawa aroma garam yang familier. Di hamparan pasir putih itu, terdengar suara tawa yang nyaring. "Daddy! KEJAR AIDEN! WLEEE!"
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kembarannya aether
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status