Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Madu Membawa Racun

Madu Membawa Racun

Netra yang selalu memancarkan keteduhan dan kasih sayang itu kini terlihat menghitam, lalu nampak pula cekungan pada setiap kelopaknya, dengan dua bola mata indah yang kini seakan-akan menyembul keluar. Belum lagi cekungan di bagian pipi, juga bibir yang dulu senantiasa memberikan petuah hidup, kini hanya terkunci rapat dan terlihat pucat pasi tiada berdarah lagi. Sehingga tidaklah mungkin bagiku meninggalkanmu dan membiarkanmu dalam kesunyian diatas peraduan walau hanya sedetik waktu berlalu. "Aku lapar Mak, Apa tidak ada singkong atau beras yang bisa dimasak, Mak?" tanyaku, sembari menahan genangan air yang siap tumpah di sudut netraku.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai kenapa mata sipit
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

Dia fokus mengerjakan soal Stoikiometri. "Ish ... kamu ini. Selalu gitu. Mata kamu gak buta kan?" "Enggak masih sehat kok. Belum minus lagi. Kenapa?" "Kalau gak buta dan gak minus kok bisa cowok secakep itu kamu anggap biasa aja." "Ya emang bagiku biasa aja." "OMG, Risaaaa," pekik Citra. "Ekhem ... ekhem." Suara deheman mengalihkan perhatian Risa dan Citra.
1017.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 621 kali sebagai kenapa mata sipit
Baca
+Pustaka
CINTA TERLARANG SANG IBU SUSU

CINTA TERLARANG SANG IBU SUSU

Sumpah, saya punya firasat buruk sejak perempuan itu datang. ”Jangan bicara berputar-putar. Katakan saja langsung,” desak Bu Darto. Dia mulai merasakan tidak nyaman dengan ucapan Pipit yang berputar-putar. ”Dia bilang sendiri kok kalau tidak punya anak. Ada apa sih? Kamu kok kelihatannya sangat ingin tahu?” Bu Darto semakin was-was melihat ekspresi Pipit yang semakin misterius.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai kenapa mata sipit
Baca
+Pustaka
Gadis Penebus Hutang

Gadis Penebus Hutang

Apa jangan-jangan dia tahu alasan Prita bersikap tidak sopan? Malam ini, Prita benar-benar tidak bisa memejamkan matanya sama sekali. Air matanya tidak henti-hentinya mengalir. Sampai saat waktu subuh tiba, ia baru terlelap. Dan ketika sang ibu membangunkannya, matahari sudah menyapa. "Loh, mata kamu kenapa, Sayang?" tanya Wati melihat mata putrinya membengkak. "Ngga papa, kok, Bu. Kayaknya semalem Prita digigit semut deh, makanya mata Prita bengkak begini," jawab Prita beralasan.
1056.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai kenapa mata sipit
Baca
+Pustaka
Asisten Pribadi Tuan Muda

Asisten Pribadi Tuan Muda

Nggak salah, perempuan bermata sipit itu memanglah menarik. "Bilang asik karna ditraktir es krim atau gimana?" "Yah tau aja, ketebak banget ya?" Mita pura-pura sedih akibat alasannya tertebak. Lagi-lagi membuat Gilang terkekeh ringan. Satu lagi, Mita orangnya termasuk ekspresif. "Habis ini kita mau kemana lagi nih?" laki-laki itu kembali bertanya.
9.4128.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai kenapa mata sipit
Baca
+Pustaka
Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Sasikirana Perlahan mata mulai mengerjap berusaha untuk terbuka. Susah banget bangun pagi ini, apa karena tadi malam tidur nggak nyenyak? Rentetan kejadian, mimpi buruk hingga penglihatan yang ditunjukkan oleh Kalila kemarin memenuhi isi kepala, sehingga mata susah untuk dipejamkan. Bang Vian nggak tahu kalau tadi malam, aku bangun lagi setelah dia tidur.
1045.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kenapa mata sipit
Baca
+Pustaka
Tukar Ranjang

Tukar Ranjang

Air mata yang entah sejak kapan hadir kini membasahi pipi putih yang telah keriput karena dimakan usia. Nadira mendekat, kemudian mengusap bahu wanita di hadapannya. “Mama sedih?” Sartika tersenyum kecil—senyum yang lebih mirip garis tipis yang berusaha berdiri di tengah angin kencang. “Sedih… dan mungkin sedikit menyesal.”
1043.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kenapa mata sipit
Baca
+Pustaka
Pernikahan Tak Seindah Status di Media Sosial

Pernikahan Tak Seindah Status di Media Sosial

' Mentari menambahkan emoji tersenyum dengan satu mata berkedip. Gempita membalasnya dengan mengirimkan stiker anak kecil tertawa terbahak-bahak. Sebenarnya, Gempita pun sempat mencoba semua cara yang disarankannya, namun berujung pada kegagalan serta takut ketahuan. Setelah hari yang panjang bagi Mentari, dia kembali ke rumah lebih sore dari biasanya. Langkahnya berat seperti kepalanya yang dipenuhi pertanyaan-pertanyaan menyangkut skripsi.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai kenapa mata sipit
Baca
+Pustaka
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Semua barangnya hampir laku dalam sekejap. "Sial, orang-orang apa sudah buta, ya? Bisa-bisanya mereka tertipu?" Wita menggelengkan kepala, dia membelalakkan mata tidak percaya. Mungkin bukan karena mereka buta ... tapi karena terbawa perasaan sendiri. Jumlah penonton siaran langsung Rani makin bertambah, dia terus mendapatkan banyak hadiah. Dia mungkin sudah menghasilkan banyak uang hanya dalam waktu satu jam.
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai kenapa mata sipit
Baca
+Pustaka
Skandal Sang Pilot

Skandal Sang Pilot

Selang besar di mulut yang entah apa kegunaannya itu, menghalangi untuknya berbicara. Hanya saja mata sendu itu terus mengerjap menatapku. Benar kata pepatah. Mata itu jendela jiwa. Air mata Mas Thoriq mengisyaratkan penyesalan dan permohonan maaf. Terbersit rasa kasihan melihat kondisinya saat ini. Tapi, rasa sakit dan marah mengalahkan itu semua.
9.511.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai kenapa mata sipit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status