Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Om Teman Masa Kecil Ayah

Om Teman Masa Kecil Ayah

Di dalam bus tidur saat perjalanan pulang di hari liburan, aku yang memang memiliki hasrat tinggi tidak tahan ingin memeluk boneka silikon khusus yang baru aku beli untuk memuaskan diri. Setelah kembali dari toilet, lampu bus sudah dimatikan dan seluruh kabin gelap gulita. Aku meraba-raba masuk ke dalam tirai ranjangku. "Jangan di sana. Kamu terlalu besar. Nanti rusak." Tanpa banyak bicara, pria itu mengangkat kakiku di bahunya. Benda panasnya yang besar menekan bagian intimku. Aku menggelengkan kepala tidak karuan, napasku tersengal-sengal, air mata dan liurku bercampur menjadi satu, menetes ke seluruh lantai. "Aku salah. Cepat masukkan." Benda keras itu langsung menusuk ke dalam. Aku sampai memutarkan bola mata karena terlalu nikmat. "Kalau terus dipegang, ini akan berakhir sampai penetrasi penuh."
9.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai kepala tempat tidur minimalis
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Sang Cassanova

Terjebak Gairah Sang Cassanova

(21+) Zane melangkah pelan ke arah ranjang. Matanya tajam. “Bukankah aku sudah memperingati mu tadi agar kau melayaniku baik-baik? Tapi apa? Kau terlalu angkuh. Angkuh karena sudah tidur dengan Belvan. Apa kau pikir aku tidak sekuat Belvan di ranjang?" Ia berhenti satu meter dari Valerie. “Menolak aku dua kali, tapi begitu mudah tidur dengan Belvan?” “Tidur dengan tuan Belvan? Saya tidak pernah melakukan itu.”Valerie sampai melengos mendengar perkataan Zane. Bagaimana bisa Zane punya pikiran sepicik itu tentang dirinya. “Bohong,” sahut Zane dingin. “Kau hanya perlu melayaniku malam ini. Ambil uang yang ku beri, dan pergi jauh sebelum Belvan kembali dari Kanada. Valerie menegakkan dagunya."Tuan Zane... dengar kan aku baik-baik. Aku tidak menjual tubuhku. Tidak padamu! Tidak pada tuan Belvan! Dan tidak pada siapapun! Jadi koreksi semua isi kepala mu tentang aku! " Pekik Valerie, muak Zane semakin menghinamu. "Sungguh kau ingin memainkan permainan ini, Valerie? Haruskah aku mengecek sendiri dengan keperkasaan ku kau itu perawan atau tidak? ” Nada suaranya seperti silet. Dengan gerakan kasar, Zane membalikkan tubuhnya. Tangan besarnya menekan punggung Valerie, sementara yang lain meraba tali pengikat. "Kita akan buktikan." Bibirnya menyentuh telinga Valerie, setiap kata dihantarkan dengan getaran yang mengalir langsung ke pangkal pahanya. "Kau itu benar-benar suci atau cuma pura-pura." Kulit Valerie merinding. Bukan hanya dari ketakutan—tapi dari aliran listrik yang menyebar setiap kali nafas Zane menyentuh lehernya. Schlik! Blus belakangnya robek, kulit putihnya tersingkap perlahan seperti hadiah yang dibuka dengan penuh nafsu. "Ternyata..." Jari Zane menelusuri tulang punggungnya, mengikuti lekukannya seperti membaca peta dosa. "...kau menyimpan ini semua di balik kemeja ketatmu."
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai kepala tempat tidur minimalis
Baca
+Pustaka
Suami yang Jahat, Ayah yang Buruk

Suami yang Jahat, Ayah yang Buruk

Setelah dijadikan bank darah oleh cinta pertama suamiku, aku sakit hingga meninggal di rumah kontrakan yang disedekahkan oleh suamiku yang merupakan konglomerat. Hari ini adalah hari ketiga setelah kematianku. Putraku yang berusia enam tahun akhirnya menyadari ada yang tidak beres. Dia bermain mainan dan jarinya terluka, aku tidak menenangkannya. Dia membuka biskuit dan menyuapkan makanan ke mulutku, aku tidak menghentikannya. Dia berbaring dalam pelukanku, mencengkeram bajuku dan memanggil pelan "Mama," aku juga tidak memberi respons. Dengan panik, dia menemukan ponselku dan menelepon suamiku yang konglomerat itu. "Papa, kenapa Mama masih tidur?" Pria itu malah mengirimkan sebuah foto dirinya sedang menyantap makan malam tahun baru bersama cinta pertamanya, lalu berkata dengan dingin, "Cuma tidur, bukan mati. Hari ini malam tahun baru, aku sangat sibuk." "Katakan pada ibu kamu yang nggak tahu diri itu, kalau dia sudah mau mengakui kesalahannya, baru datang mencariku." Telepon ditutup. Anak itu tertegun lama. Dia memungut biskuit terakhir di rumah dari tempat sampah, mematahkannya menjadi dua, lalu menyuapkannya ke mulutku. "Mama, kita juga makan."
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kepala tempat tidur minimalis
Baca
+Pustaka
Payung Merah

Payung Merah

IchiOcha
Tika tak pernah menduga akan menjadi saksi pembunuhan seorang anggota parlemen pada malam terakhirnya di Kota New York. Setelah pindah ke North Carolina, ia sepenuhnya melupakan pengalaman traumatis itu. Sayangnya, takdir membawanya bertemu dengan Axel, CEO baru di tempat kerjanya, yang tampan dan memikat. Tika jatuh cinta pada Axel, meski pria itu memiliki sisi misterius yang terkadang membuatnya ketakutan. Belum lagi mendadak ia diculik gara-gara kedekatannya dengan Axel. Saat itulah fakta sesungguhnya terkuak: Axel adalah seorang kepala mafia dan terlibat dalam pembunuhan di mana Tika menjadi saksinya. Setelah jati diri Axel terungkap, masih dapatkah cinta Tika dan Axel bersatu?
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai kepala tempat tidur minimalis
Baca
+Pustaka
Second Love

Second Love

Clara baru saja diusir dari kediamannya sendiri. Orang tuanya belum lama meninggal. Namun, bukannya mendapat topangan dari kerabatnya, mereka malah merampas semua harta yang ditinggalkan oleh kedua orang tua Clara. Clara berjalan tak tentu arah. Ia hanya diperbolehkan membawa pakaian-pakaiannya sendiri. Tanpa diberi uang sepeserpun. Ia tidur dimanapun dirasa tempat itu mampu menghalanginya dari turunnya hujan dan panas. Wajahnya yang cantik jelita mulai terlihat kotor akibat tak terawat. Siang itu, Clara beristirahat di bangku taman tempat anak-anak TK bermain. Berjalan cukup jauh membuat tubuhnya cukup lelah. Belum sempat memejamkan mata ia mendengar suara anak kecil yang memanggilnya 'mama'. "Mama? Mama ngapain disini? Kenapa mama gak pernah pulang? Papa bilang, mama pergi jauh sekali. Kenapa mama jahat sama Devan?" Ucap anak itu pada Clara. Clara hanya bisa terdiam cukup lama mendengar perkataan anak itu. Seingatnya ia belum pernah melakukan hubungan dengan siapapun. Tapi, kenapa anak ini memanggilnya mama?
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai kepala tempat tidur minimalis
Baca
+Pustaka
Kehilangan Paling Menyakitkan, Dia Takkan Kembali

Kehilangan Paling Menyakitkan, Dia Takkan Kembali

Pada hari aku didiagnosis kanker paru-paru stadium akhir, hal pertama yang aku lakukan adalah mengirim pesan putus kepada Aliando. Dokter bilang aku paling lama hanya punya enam bulan lagi. Di sisi lain, Aliando hanya membalasku dengan satu kata dalam waktu kurang dari tiga detik. [ Ya. ] Dia tidak tahu, kali ini aku bukan mencari perhatian. Aku benar-benar akan pergi. Ketika aku terbaring di ranjang rumah sakit dan bersiap menyerahkan detak jantungku kepada gadis lain .... Aliando akhirnya runtuh. Dia berlutut di samping tempat tidur dan memohon padaku, "Jangan pergi ...." Namun kali ini, perpisahanku sudah tidak ada hubungannya lagi dengannya.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kepala tempat tidur minimalis
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Di Hari Perpisahan

Malam Pertama Di Hari Perpisahan

"Kau pasti sangat bahagia karena besok kau akan bebas, kan?" Dengan kasar Amar mencengkram lengan wanita yang masih berstatus istrinya itu dan menghempaskannya begitu saja di sudut tempat tidur yang tak pernah disentuh olehnya. Entah kemana perginya cinta itu.. setelah menikah semuanya menghilang. Keduanya bak menjadi orang asing yang tinggal satu atap terlebih sikap Amar yang sangat berubah drastis. Begitu dingin. Begitu kasar. Begitu kejam. Besok yang merupakan hari perpisahan mereka dan malam ini menjadi malam pertama sekaligus malam terakhir mereka sebagai suami istri.. Apakah ada sesuatu yang mampu mengetuk pintu hati Amar dan melanjutkan pernikahan mereka?
1067.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kepala tempat tidur minimalis
Baca
+Pustaka
KITAB KUNO SANG KURATOR

KITAB KUNO SANG KURATOR

DAVOBI
Ziu, seorang kurator yang mendapatkan sebuah buku misterius, tiba-tiba masuk ke sebuah zaman kerajaan yang tidak dia ketahui. Di sana, dia bertemu dengan Vajra—Pangeran Ketiga dari Kerajaan Burumun—yang menyamar menjadi kepala pasukan pengawal kediaman istana. Dengan bantuan Vajra, Ziu pun mulai mencari tahu tentang buku kunonya dan cara kembali ke dunianya. Namun, dia mendadak terjebak di dalam masalah yang serius. Entah mengapa, dia berada di antara perselisihan Pangeran Vajra dan Pangeran Noan! Selain, itu ada rasa cinta muncul di dalam diri Ziu pada salah satu pangeran. Bisakah Ziu merelakan cintanya dan kembali pulang ke tempat asalnya? Atau, lebih baik untuk selamanya di zaman baru ini?
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai kepala tempat tidur minimalis
Baca
+Pustaka
Istri Sempurna Sang Pewaris

Istri Sempurna Sang Pewaris

18+ Kata orang, menjadi istri seorang Aiden Malik yang merupakan pewaris tahta kerajaan bisnis Malik Group adalah impian setiap wanita. Tapi, tidak bagi Eva. Karena Eva selalu berharap kalau dia bisa menghindari hal ini, namun, kenyataan berkata lain. Bagaimanakah Eva menghadapi kehidupan yang tak seindah seperti kelihatannya? Eva memelototi bagian belakang kepala suaminya dengan kesal, "Percaya atau tidak, tapi tadi malam ada yang memberiku obat perangsang." "Oh ya? Menurutmu aku percaya?" Eva mendecih. "Terserah kau mau percaya atau tidak. Tapi sejujurnya aku katakan kalau aku lebih suka tidur di samping onggokan sampah daripada tidur denganmu." Suara Eva sarat dengan amarah. Betapa menjijikkan dan sombongnya pria itu karena telah membuat video tentang apa yang terjadi tadi malam lalu memutarnya kembali di hadapannya seperti ini. Suaminya hanya ingin mempermalukannya. "Apakah kau kesal karena tadi malam aku tidak melakukannya hingga lima kali denganmu, Eva? Uhm, atau mungkin kau hanya ingin hamil anakku sehingga statusmu sebagai istriku tidak perlu dipertanyakan lagi?" Eva menghela napas, sudah cukup dengan omong kosong ini. Dia tidak ingin dipermalukan lagi oleh suaminya. "Yang harus kau lakukan hanyalah menandatangani kertas ini, Aiden. Tanda tangani saja surat perceraian kita lalu ceraikan aku." Aiden memalingkan kepalanya. "Apa yang baru saja kau katakan? Sebuah perceraian, hm? Tidak semudah itu, Sayang. Siapa yang memberi ide di kepalamu kalau aku akan melepaskanmu?"
1050.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kepala tempat tidur minimalis
Baca
+Pustaka
Malam Panas dengan Dosen Tampan

Malam Panas dengan Dosen Tampan

Claire, seorang mahasiswi seni rupa, melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya. Awalnya, ia hanya ingin merasakan satu malam kebebasan setelah dipaksa menikah dengan pria tua demi melunasi hutang adiknya — semua karena desakan orang tuanya. Pria yang tidur dengannya di malam itu ternyata Devon Atmawidjaya, seorang pematung yang jadi dosen tamu selama dua semester di fakultas seni rupa tempat Claire berkuliah. Mati-matian, Claire menampik pesona Devon, tetapi semuanya sia-sia. Dia jatuh juga ke pelukan dosennya sendiri, padahal Claire sudah bertunangan dengan pria pilihan orangtuanya! Mereka lantas terperosok ke dalam hubungan rahasia yang berbahaya. Ketika Claire sudah mempercayai Devon sepenuh hati, sebuah rahasia di masa lalu pria itu terkuak. Rahasia yang mampu menghancurkan hubungan mereka. “Seumur hidup, aku belum pernah tidur dengan sembarang wanita." Pria itu mengedipkan satu matanya. “Dan ini,” pria itu lalu mengeluarkan lembaran uang dari dompetnya, menaruhnya di atas selimut yang membungkus tubuh Claire. “Hanya segitu uang cash yang kupunya. Kalau ternyata kurang, tulis saja nomor rekeningmu, nanti aku transfer. Thanks for last night. Servismu memuaskan,” Kedua bola mata Claire langsung melebar. “Hei! Aku bukan pelacur!”
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai kepala tempat tidur minimalis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
910111213
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status