Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mencintai Seorang Climber

Mencintai Seorang Climber

“Mbak Wati tinggal sendirian?” “Dengan adikku, cowok. Dia kuliah di Bandung, jadi tinggal bersamaku di rumah ini. Sekarang dia lagi mandi.” Mereka berjalan kaki menuju tenda penjual kue serabi, yang letaknya di seberang rumah Wati. Setelah memesan yang mereka inginkan, lalu duduk di bangku. Tak lama pesanan diantar ke meja, kue serabi aneka rasa, ada yang bertabur oncom pedas, serundeng gurih, keju, dan serabi berkuah gula merah. Teh hangat menemani sarapan pagi itu.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as martabak serabi
Read
+Library
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

Bukan foto Aludra, feed yang baru diposting perempuan itu adalah foto makanan khas Bandung—surabi, dengan caption ; 'Malam-malam, si kembar pengen serabi. Mana pengen asli dibuat di Bandung. Adakah yang mau berbaik hati kirim? Hihi.' Sudut bibir Arka tanpa sadar tertarik—membentuk lengkungan tipis. Kembali bersandar, dia terus memandangi foto serabi tersebut hingga tak lama dia bergumam pelan. "Aludra ngidam serabi," gumam Arka. "Apa perlu aku beliin terus antar ke Jakarta?"
9.730.6K viewsCompletedAdded to Library 794 Times as martabak serabi
Read
+Library
Melahirkan Anak untuk Sang Miliarder

Melahirkan Anak untuk Sang Miliarder

***** "Nyonya, ini pesanan Nyonya?" "Ah, sudah sampai?" Sera beranjak dari sofa. Mengambil plastik besar yang diberikan oleh pelayan. "Ini untukmu. Bagikan juga pada yang lain." Ia mengambil dua kotak dari dalam plastik dan memberikan yang lainnya pada pelayan. "Apa itu?" tanya Tania penasaran. Ia mencium bau sedap saat Sera membuka salah satu kotaknya. "Martabak." Sera sedang ingin makan martabak dan Xander yang memesankannya tadi. "Ini, ambillah." Ia mengulurkan kotaknya pada Tania.
1039.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as martabak serabi
Read
+Library
Dicampakan setelah Tidak Berpenghasilan

Dicampakan setelah Tidak Berpenghasilan

Aku akan menggunakan kesempatan ini untuk membelikan martabak telur seperti yang diminta adikku. "Aku nggak begitu lapar sih, Fahri," jawabku basa basi. "Sayang sekali, padahal aku-" "Ya sudah kalau kamu maksa, martabak telur saja," sanggahku tanpa malu-malu. Mobil yang kami naiki berhenti di tepi jalan, tepatnya di sebuah outlite martabak yang terletak di teras Indoraptor mart. "Bang, martabak spesial lengkap dengan acar dan cabai rawit hijau, cabainya 6 ya, Bang,"
103.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as martabak serabi
Read
+Library
BOS VS ME

BOS VS ME

Terlihat ada berbagai varian menu yang ditawarkan. “Aku mau beli serabi, kamu mau?” tanya Bisma sambil turun. Srikandi hanya mengangguk, kemudian mengekori lelaki itu. “Kamu mau saus rasa apa?” Bisma menoleh pada Srikandi yang sudah berdiri di sampingnya. “Rasa duren aja, Mas,” ucap Srikandi sambil memperhatikan tukang serabi yang sedang menuangkan adonan.
1020.8K viewsCompletedAdded to Library 685 Times as martabak serabi
Read
+Library
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

"Mas, kamu mau makan serabinya sekarang, aku sudah membuatkannya tadi." Evan kaget saat mendengar tawaran Rara. Dia salah memberikan kode. Ternyata Rara masih polos, tak paham dengan kode gesrek yang ia lontarkan. "Serabinya mantap, Mas. Mbak ternyata pinter masak, Mak jadi banyak belajar." "Bukan belajar, Mak tapi kita berbagi ilmu," sela Rara sambil memberikan rantang yang mungkin berisi serabi yang ... Wangi!
104.8K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as martabak serabi
Read
+Library
Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Laura mengambil kue serabi rasa oncom pedas, ia mencicipinya sedikit, kemudian dengan lahap ia memakannya sampai habis, sementara Haikal setelah memakan lima potong serabi, ia langsung pergi ke kamarnya. Senja telah nampak memerah adzan Maghrib mulai berkumandang bersahut-sahutan Humaira, Laura dan mamah segera beranjak dari ruang keluarga, mereka pun bersiap-siap untuk melaksanakan kewajiban tiga rakaat, disambung dengan berdzikir dan mengaji sampai waktu Isya datang.
1022.6K viewsCompletedAdded to Library 609 Times as martabak serabi
Read
+Library
Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

“Kita makan martabak aja. Bayi kita pasti setuju.” Andini refleks ketawa sampai matanya berair. “Ya Allah, Mas… CEO perusahaan farmasi keren, jas putih, tapi hatinya luluh gara-gara martabak.” Tanpa banyak basa-basi, Dewa sudah jalan ke gerobak martabak. Ia pesan dua loyang sekaligus. Satu martabak manis keju tebal, satu martabak telor pedas.
1051.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as martabak serabi
Show Reviews (15)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Piemar
Halo, My Lovely Goodreaders, selamat datang di kisah Andini & Dewa ya.. semoga terhibur dengan ceritanya. Kali ini ceritanya tidak melulu tegang, emosional tapi ada humor yang bikin cerita makin seru.
Read All Reviews
SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

Ia baru saja hendak berjalan ke dapur untuk menyiapkan piring hingga kemudian bel pintu apartemennya berbunyi. “Cepat sekali,” gumam Sabrina. Ia berjalan menuju pintu dengan langkah ringan. “Pasti masih hangat,” katanya sambil membuka pintu. Benar saja. Daniel berdiri di sana dengan senyum tenang. Di tangannya ada kotak martabak yang masih mengepulkan aroma mentega. “Pengiriman martabak spesial,” katanya santai. “Topping keju dan cokelat sesuai pesanan hati.”
1036.0K viewsCompletedAdded to Library 899 Times as martabak serabi
Read
+Library
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

Karena rasa penasaran yang tinggi Akash ikut turun dari mobil dan menghampiri. ‘Astaga,’ bisik hati Akash. ‘Martabak apa ini?’ tanyanya dalam hati. Asha membeli martabak mini aneka rasa. Tidak banyak, hanya sepuluh ribu rupiah dan dia dapat empat macam rasa. Coklat, coklat keju, tiramisu dan keju. Wajah Asha berbinar, dia begitu bahagia. “Ini Pak.” Asha menyerahkan uang lima puluh ribuan dan kali ini pun dia tidak meminta kembalian. “Kembaliannya buat Bapak saja, makasih Pak.” Setelah itu Asha dan Akash kembali ke mobil.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 200 Times as martabak serabi
Show Reviews (34)
Read
+Library
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Read All Reviews
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status