Sang Penjaga Pajajaran
Maya menutup mata dari silau yang menyilaukan, sementara Bayu berteriak memanggil Arjuna, namun suaranya lenyap begitu saja seperti tertelan getaran bumi.
Beberapa detik kemudian atau mungkin berabad-abad, Arjuna berdiri sendirian.
Kabut telah hilang. Langit di atasnya tidak lagi kelabu, melainkan jingga keemasan. Ia berada di tempat yang sama, namun dunia tampak berbeda. Pepohonan raksasa menjulang, dan di kejauhan tampak kerajaan megah dengan tembok batu putih, sebuah simbol matahari Pajajaran bersinar di puncaknya.
Hot Chapters