Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUAMIKU SUAMIMU

SUAMIKU SUAMIMU

Ia takut Sofia merasa tersinggung karena jawabannya hanya singkat-singkat. “Tidak, Mas. Kenapa aku harus marah? Aku tidak bisa memaksakan keinginanku agar bisa terpenuhi semua kan? Juga tidak bisa memaksakan perasaan seseorang. Termasuk rasa suka, cinta dan benci.” “I-iya, Dek,” jawab Fuad kaget. Ucapan Sofia barusan terdengar seperti sindiran yang diberikan untuknya.
1013.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
Sebatas Kontrak

Sebatas Kontrak

"Panggil Ardis saja, toh juga kita ngga beda jauh. Santai aja." Jeso mengangguk. "Tanpa mengurangi rasa hormat." Ardis tersenyum. "Jadi, apakah ada keberatan dalam kontrak koalisinya?" "Saya rasa tidak." Ardis yang semula bersandar, lalu menegapkan badannya dan merapikan jasnya. "Kontrak tersebut sudah sesuai. Toh saling menguntungkan satu sama lain bukan?" Jeso mengangguk. "Okay. Langsung kita tanda tangani?"
8.57.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
Cinta & Persahabatan

Cinta & Persahabatan

Kata ku sambil melotot padanya “hahaha , memang kenapa aku harus , apa salahku padamu , aku bahkan mengajakmu jalan-jalan dan selalu menjagamu selama ini.” Jawab kaka Bima dengan tawa mengerikan “kamu ngelakuin itu karena ingin mendekati Karin kan , itu artinya kamu hanya memanfaat kan ku , lalu mengajak ku jalan-jalan juga apa itu maksudnya , sebagai upah atau ingin membuat Karin cemburu sama kamu.”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
SELINGKUH

SELINGKUH

Hola, happy reading and enjoy! Chapter 12 Sexy Jack Sheila menatap undangan reuni sekolah SMA-nya di kotak masuk surat elektroniknya. Malas sekali untuk bergabung dengan acara seperti itu, tetapi teman-temannya pasti akan mengomelinya. Bahkan mungkin akan menyeretnya. Ya Tuhan, andai bisa pindah negara dengan gampang Sheila memilih pindah saja agar bisa fokus pada pekerjaan, pikirnya kesal.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

“Kamu tahu, Bar? Kadang kamu bikin aku nggak tahu mana yang bener — marah atau terharu.” “Kalau gitu, dua-duanya aja. Biar adil.” Siska memukul lengannya pelan. “Bara!” Tawa mereka pecah bersama. Tapi di balik tawa itu, ada sesuatu yang baru: rasa nyaman yang tumbuh tanpa perjanjian, tanpa paksaan. Sesuatu yang nyata. Sesuatu yang bahkan tak bisa dihapus oleh sisa waktu kontrak yang makin menipis.
753 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
Kesepakatan Balas Dendam

Kesepakatan Balas Dendam

ujar Matoba memperingati Seke. "Aku tidak peduli dengan sisi benar dan sisi salah. Tidak penting aku berpihak pada sisi mana, aku hanya ingin melindungi apa yang memang harus aku lindungi. Aku mempercayainya lebihi apapun. Walau pada akhirnya kami tidak menang, maka itu tidak masalah. Karena kesempatan akan selalu datang. Kita hanya perlu saling membenci sampai pada pertemuan selanjutnya," balas Seke.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
SUAMI BERSAMA

SUAMI BERSAMA

“Selama pernikahanku dengan Sika aku setia karena aku memang menyayanginya. Aku selalu berusaha menjadi suami yang baik sampai akhir. Aku tidak pernah menyukai orang lain selain dia termasuk kamu, tapi setelah Sika pergi satu tahun yang lalu aku merasa ada yang berbeda saat bersama kamu. Aku nyaman bersama anak-anak kamu, aku seperti menemukan rumahku kembali dan di waktu yang bersamaan aku justru takut mengatakan ini sama kamu karena aku sudah menduga jawaban kamu akan seperti itu. Tapi apakah sebuah kesalahan kalau sekarang aku benar-benar jatuh cinta padamu?” “Ya! Karena bagiku sampai kapan pun kamu tetap suaminya Sika, sahabatku. Dan aku akan pastikan kalau garis batas di antara kita itu
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

Kata-kata itu tidak menyertakan amarah yang berapi, ia lebih menyerupai janji yang dingin dan terukur. Pak Surya hanya bisa mengucapkan, "Saya mengerti, Tuan Muda." Setelah menutup telepon, Aksa menatap ke arah kampus yang masih berserak keriuhan kecil. Di sana, Tristan dan Saka kini berusaha bangkit, membersihkan sisa-sisa telur di jas mereka, wajah mereka memerah bukan hanya karena malu, melainkan karena kesadaran baru yang mulai menggeliat.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai kesukaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status