Balada Asmara Biduan Dangdut
Karena, dia telah sukses untuk hidup bersama laki-laki yang dia cintai sejak lama, dan itu adalah aku.
Pada dini hari Aisyah selalu terbangun, kemudian menunaikan shalat malam, berdoa, sambil mengusap-usap perutnya yang semakin besar.
Sebenarnya saat itu aku pun ikut terbangun, tapi aku tidak ikut sholat malam, kecuali hanya memandanginya saja.
“Mas,” katanya suatu malam sehabis sholat tahajud, “aku pikir sebaiknya cincin ini dijual saja.”