Kembalinya sang Ahli Waris
Kursi dan mejanya terbuat dari kaleng drum minyak, serta warna tembok yang di hias dengan berbagai lukisan empat dimensi nuansa kental pedesaan, mulai dari rumah bergaya Indonesia, transportasi umum, hingga warung kopi.
Begitu masuk, pandangan Elmo sudah tertuju pada sebuah lemari pendingin transparan yang berisi berbagai macam hidangan penutup. Sebaliknya, pandangan mata Ben masih tetap mengawasi gerak-gerik Zora. Layaknya seorang polisi yang tengah memata-matai penjahat.
Begitu seriusnya kedua netra Ben mengikuti langkah kaki Zora, sampai dirinya tak sadar bahwa Zora kini sudah masuk ke dalam Cafe, dan berdiri tepat di hadapannya.
Hot Chapters