30 Hari Bertukar Badan
Dengan enggan, karena takut itu telpon dari penulis novel yang akan minta bimbingan padanya, tapi takut penting membuatnya menyipit dan melotot, “Tamara? Gue! Itu gue yang nelpon! Enggak-enggak, maksudnya itu si Kirana. Pasti si Kirana.”
“Halo?” suara disebrang telpon membuat Tamara melongo.
“Ki-Kirana?”
“Tamara?”
“Kirana, ini elo ‘kan?”
“I-iya. Tamara, aku harus apa? Aku... gak tahu harus ngapain.”
“Eum, lo buatin mama minuman Lemon campur Chia Seed, lo juga bikinin kopi buat mas Reno. Kopi Ekspresso instan. Lo tinggal masukin kapsul Excelco ke coffee maker, ya.. lo tahu lah ya. Udah tugas lo itu aja.”
Hot Chapters