MERTUA IDAMAN
Menu yang mereka pesan juga lumayan banyak.
“Eh, sini, yuk! Ke coffee shop milik suaminya Almira. Gratis! Ajak semuanya juga.” Citra tengah menjeda pesanan dan berbicara melalui sambungan telepon. Keterlaluan!
“Kalau gak punya uang, gak usah belanja?” Salah satu dari mereka membaca tulisan dalam kotak itu. “Loh, Mir? Apa maksudnya ini, ha?” Wanita yang kuduga bernama Hela itu membanting pesanannya di depan Bunda.