Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

“Iya, Nona.” “Bisakah aku memesan kopi kental, namun tak manis ataupun tak pahit.” “Dan …”Nona itu memerhatikan Latisya dari ujung kepala sampai kaki. Tatapannya tidak begitu sinis, tapi cukup ramah. Lalu melanjutkan ucapannya terhadap Latisya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as kira kira kopi
Read
+Library
KURENSIA

KURENSIA

protes Aira “Kata Gino, Kak Agarish itu suka sama yang dewasa. Jadi dia gak akan mungkin apa apain lo, toh gak ada yang menarik dari tubuh lo,” ejek Tiara “Maksud lo, gue tepos gitu?” Tiara mengangguk, “Iya, lo kan tepos.” Aira berdecak lidah, sebal. “Badan gue emang tepos, tapi banyak cewek yang mau badannya seperti gue. Bye! Gue mau ke lab.” sombong Aira
102.4K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as kira kira kopi
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Mako mengangguk lalu kembali ke posisinya bekerja. Aroma khas kopi hitam memenuhi rongga hidungku, membuatku tertarik untuk mencicipinya. Menikmati kopi di pagi hari memang yang paling nikmat karena sejak dulu aku sudah menyukainya. Hingga sekarang sudah banyak aneka rasa dan jenis kopi yang kucicipi, beberapa kuhidangkan dalam menu kafe ini. “Carissa!” sebuah pekik dari seorang wanita membuatku seketika menoleh kearah pintu masuk.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as kira kira kopi
Read
+Library
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi beraroma kuat yang aku sukai, asam dan pahit menyatu dalam pekatnya ampas. Kopi ini tumbuh berupa semak-semak berdaun hijau lumut yang menghasilkan biji-biji kecil berwarna hijau lalu berubah menjadi merah ketika siap untuk dipetik. Kopi khas Malayaka, ditanam oleh suku yang binasa. Aku menghela napas sejenak. Mereka benar-benar suku yang hebat. Aku sangat berterimakasih atas kopi mereka.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as kira kira kopi
Read
+Library
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Tidak ada yang curiga akan pembuatan kopi yang sedang Sumi lakukan namun, tak sedikit juga model wanita yang melirik kemana arah Sumi melangkah jauh bahkan hanya untuk membuat kopi. Sumi meyeduhkan air panas kedalam kopi yang ia buat, tak lupa pula ritual yang selalu ia gunakan untuk membuat kopi yang begitu enak untuk kekasihnya tersebut. Ia mulai membuka celana dalamnya dengan mata yang melirik ke segala arah, untuk memastikan tidak ada satupun orang yang mengetahui perbuatannya. “Ada apa dengan, Sumi, mengapa ia membuat kopi dengan cara mengendap dari semua orang bahkan sampai membuka celana dalamnya?” Sophia tak sengaja melihat dari balik pintu kamar mandi.
10505 viewsCompletedAdded to Library 18 Times as kira kira kopi
Read
+Library
Dosa Rahasia Kakak Tiri

Dosa Rahasia Kakak Tiri

Mona menggigit jarinya sendiri sampai nyaris berdarah. "Jadi, ini yang mau beli pil tameng, ya?" Salah satu tante mengeluarkan bungkusan kecil dari dalam bra-nya, dihiasi stiker merek obat yang sudah luntur. "Ini barang langka, Sayang. Harganya gak murah." Mona mengeluarkan uang dari saku jaket—tabungan les kumon selama enam bulan—dan menjabatnya erat. "A-Aku cuma butuh satu."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as kira kira kopi
Read
+Library
KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

Sedangkan Keyla dan Tika masuk shift sore. "Ka, nanti tolong bilang sama Tika atau Keyla ya, pesanan online sudah ibu catat di note. Minta tolong packing. Besok pagi biar diambil Bang kurir," pesanku pada Rika, gadis mungil dengan hidung bangir itu. Dia mengangguk pelan sambil tersenyum, ada lesung di kedua pipinya. Membuatnya makin mempesona. "Iya, Bu. Nanti saya sampaikan. Ohya, Bu. Camilan yang ibu belikan tadi nggak habis, kebanyakan soalnya," ucapnya sembari melirik Jully yang masih sibuk di kasir.
1084.4K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as kira kira kopi
Read
+Library
Kakak Tiri Rasa Pacar

Kakak Tiri Rasa Pacar

Ryuga menunjuk gelas lain. “Itu kopi, punya Kak Ryu.” Ryuga duduk di depan Shayla, mulutnya mulai melahap roti selai coklat buatan Shayla tapi matanya tertuju pada Shayla. Lebih tepatnya tertuju ke sudut bibir Shayla yang terdapat sisa selai coklat. “Kenapa?” Shayla bertanya karena Ryuga tidak berhenti menatapnya. Ryuga menggelengkan kepala, dia tidak memberitahu Shayla ada noda selai coklat di bibir sang gadis karena nanti dia sendiri yang akan membersihkannya.
1027.0K viewsCompletedAdded to Library 999 Times as kira kira kopi
Show Reviews (7)
Read
+Library
Maranta Karoshi
smua cerita mu kan lead male nd femalenya selalu berakhir dgn skidipapap nih thor.. tp mslhnya 2 tokoh utama di kisah inikan abng adek tiri.. mrk bisa ttp bersatu kah dgn status mrk sperti itu ??? atau malah gak brjodoh (yah males bgt kalo kaya gini kisahnya)
Meilia
jujurly q suka sama bbrpa karya author kayak kisah mama rena sama papa Andra.... jadi q ngikutin sampe crita anak cucunya , cm makin kesini q agk kecewa sama female lead ny, karena dg mudah ny nyerahin mahkota ny cuma karena alasan male lead ny ganteng ..q tau ini fiksi, tp kyk g trima aja ..
Read All Reviews
Persembahan Untuk Sang Kirin

Persembahan Untuk Sang Kirin

Bahkan luka-luka di tubuh mereka langsung sembuh. Aku mencium aroma samar dari air itu, ada bau aneh yang mirip seperti ... bau binatang. Aku pun bertanya, "Ini air apa?!" Seorang biksu yang berjaga di dekat kami menjawab dengan nada kesal, "Ini air akar kirin. Setelah mandi dengan air ini, tubuh kalian akan memiliki aroma yang disukai makhluk suci itu." Air akar kirin? Bukankah itu berarti ... cairan tubuh kirim?
3.2K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as kira kira kopi
Read
+Library
I Coffee You

I Coffee You

Mereka tidak ada yang tahu tentang tempat tersebut, kalaupun Kiki tahu lebih pada jika dirinya menyukai menu disana. “Mas pesan XCoffee buat kita?” tanya Kiki setelah memberi kode jika pekerjaannya akan dimulai. “Memang kenapa? Kopinya enak, aku belum menemukan kopi yang seenak ini.” Diego mengatakan dengan santai sambil meminum kopi miliknya. “Apa yang nggak enak buat kita kalau gratisan.” Kiki mengatakan dengan santai yang ditanggapi dengan suara tawa Diego “Mas, rapikan penampilan. Kalau mau cepat pulang, buruan berdiri.”
101.0K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as kira kira kopi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status