RAJA TANPA TAKHTA
“Keinginanmu adalah langkah pertama yang penting, Nak. Tapi ingat, perjalanan ini penuh dengan tantangan. Kau harus siap menghadapi cobaan yang tidak hanya menguji kekuatanmu, tetapi juga hatimu.”
Ketika malam semakin larut, Gurutta Harun memanggil seorang lelaki tua yang juga hadir dalam pertemuan itu. Lelaki itu adalah Abu Karim, salah satu saksi hidup masa kelam Desa Cindua. Abu Karim duduk di sebelah Gurutta Harun, wajahnya penuh dengan kerut-kerut pengalaman.
“Abu Karim,” kata Gurutta Harun, “ceritakan pada Mukhayyam tentang pertemuan terakhirmu dengan Syamsir.”
Bab Populer