Di Balik Rupa Burukku
Tak kuhiraukan teriakan anak itu memanggil namaku seperti orang gila, ya dia memang benar-benar gila.
Untung anak sekolah yang menunggu di pintu gerbang tinggal sedikit, kalau tidak kami akan menjadi tontonan yang memalukan, walaupun aku tidak menggoda Dimas sama sekali, tapi berita gosipnya tetap berkesimpulan, gadis jelek gak tahu malu, berani-beraninya menggoda Dimas, cowok paling kece seantero SMA 2, huh!
Aku duduk bersebelahan dengan Sandi, anak itu dari tadi hanya diam saja tanpa mengeluarkan sepatah kata, setelah beberapa lama akhirnya keluar juga kata dari mulutnya.
Hot Chapters