Menikmati Sentuhan Pria Bayaran
“Aku bukan orang yang pandai basa basi, Kak. Aku hanya mengingatkan, kalau kita tetap menjalankan keputusan yang sudah almarhum Papi ambil saat itu.”
“Apa kamu tetap nggak bolehin aku tidur di sini, Ag? Di rumahku sendiri?” Nina berderai. Menatap Agusto. “Kita sudah se-tua ini loh, mau sampai kapan kita melestarikan permusuhan ini?”
Agusto tampak menghela napas. Mengusap dagunya menggunakan semua jari-jari di tangan kirinya. “Kita nggak bermusuhan, aku hanya seorang anak yang menjaga amanah orang tua.”