PLAYER
“Kopi, Kak.”
Melihat logo di sticker botolnya membuat Ervin terkekeh geli. Tidak di rumah, di kantornya, di kantor papanya, sekarang di kantor Adam, semua kopi di-supply dari Amigos. Mungkin itu yang membuat coffee shop mamanya semakin berkembang.
“Dam, aku butuh bantuanmu.”
“Hah? Nggak salah?”
“Nggak. Karena ini hubungannya sama perhotelan. Aku nggak punya expertise di bidang ini.”