Wiro sang Penakluk
bisiknya serak, suaranya penuh janji kenikmatan baru.
Wiro tersenyum, mengikuti Nyonya Ivanty ke kamar mandi mewah yang terhubung dengan kamar tidur. Ruangan itu luas, dengan shower besar berdinding kaca transparan, lantai marmer hitam mengkilap, dan showerhead raksasa yang bisa menyemprotkan air hangat seperti hujan tropis. Nyonya Ivanty menyalakan keran, air hangat mengalir deras, mengisi ruangan dengan uap panas dan aroma sabun vanila mahal. Uap mulai menyelimuti tubuh telanjang mereka, membuat kulit terasa licin dan sensitif.