Kinari dan Benang Waktu
Niskalasiapakah raja lautanmakhluk mitologi lautsiapa raja lautankerajaan laut
“Bumi punya hukum yang tak terlihat. Di sini, orang tidak sujud pada wibawa; mereka merespon pada bahasa, senyum, dan… papan harga.”
“Papan harga…,” gumam Kinari, seakan mengecap kata itu untuk pertama kali dan menyadari rasanya aneh di lidah.
“Anggap ini bukan ‘membeli’, tapi ‘tukar-milik sementara’,” Kael mencari padanan yang tidak menyalakan api keangkuhan.
“Kau memberi mereka kisah—mereka memberi kita cara untuk melanjutkan misi.”
Deka mengangkat jempol. “Mantap. Yang penting senyum ya, Mbak Kinari.”
人気のチャプター