Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
GODAAN SUGAR BABY CENTIL

GODAAN SUGAR BABY CENTIL

"Duduk, Pak. Jangan manja." Dewa duduk dengan sangat kaku. Kakinya yang panjang terasa sulit masuk ke kolong meja yang rendah. Beberapa karyawan kantor tingkat menengah yang sedang makan di sana sempat melirik, merasa asing melihat pria dengan aura "mahal" duduk di antara mereka, tapi untungnya tidak ada yang mengenali Dewa. "Pak Haji, dua ya! Yang satu jangan pakai sambal, jangan pakai lada, kerupuknya dipisah," seru Chika akrab.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as kuda duduk
Read
+Library
Gadis Tompel Kesayangan Tuan Muda

Gadis Tompel Kesayangan Tuan Muda

kata Djuwira, lalu menaruh kotak P3K di meja sementara dia duduk di lantai. "Apa yang kau lakukan? kenapa kau duduk di bawah?" tanya Key heran. "Oh, saya merasa kurang pantas duduk bersama atasan. Lebih baik saya di sini saja, Pak," jawab Djuwira sambil menuang alkohol ke kapas untuk mensterilkan luka Key. Pria itu tersenyum tipis. "Duduk lah di atas. Tidak ada bedanya antara kau dan aku dalam segi kemanusiaan. Lagi pula jam kantor sudah selesai jadi, kau tidak perlu takut."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as kuda duduk
Read
+Library
Terjebak Dekapan Panas Duda Posesif

Terjebak Dekapan Panas Duda Posesif

Bahkan Gia karena kaget spontan menelan paksa kue yang saat itu masih ada dalam mulutnya. “Kiara lo yang bener dong. Serius duda?” tanya odisa. “Ngarang lo ya,” tambah Hagia. “Ya beneran. Sean itu Duda. Artinya apa? Artinya dia sudah pernah nikah. Udah ada cewek lain di kehidupannya sebelum gue. Jadi ya ... nggak usah berekpektasi lebih tinggi sama dia. Nikah hanya sekadar status. Jangan berharap lebih.”
1.6K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as kuda duduk
Read
+Library
Duka Pernikahan

Duka Pernikahan

“Iya, Hanif?” “Adab orang minum kamu tahu, kan? Masa iya minumnya berdiri? Lagi hamil pula. Nggak boleh. Meski nggak hamil tetap aja adab orang makan dan minum itu duduk.”
101.9K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as kuda duduk
Read
+Library
DINIKAHI PRIA PLAYBOY

DINIKAHI PRIA PLAYBOY

“Duduk.” Kiki langsung duduk saat disuruh Mirza dengan suara yang sangat begitu ketus. Bahkan mata Kiki melihat jika kedua tangan Mirza tengah mengepal begitu kuat. “Kenapa?” Kiki diam. Ia bingung harus menjawab apa dengan pertanyaan Mirza yang satu kata itu. “Maksudnya, Pak?” “Pasti kamu sudah tahu kan di media gosip gimana?’
106.4K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as kuda duduk
Read
+Library
Terjebak Trauma Sang Duda

Terjebak Trauma Sang Duda

Ketika tersenyum, netra mungilnya membentuk bulan sabit, menampilkan keindahan Tuhan. Karena lantai satu dan dua penuh, akhirnya Sasa mengajakku ke lantai tiga karena ia akan bertemu sang dosen di sana. Baiknya, meja yang dikelilingi empat kursi—tempat kami akan membaca—sangat dekat dengan kumpulan buku psikologi. "Mbak menyukai psikologi?"
102.6K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as kuda duduk
Read
+Library
Kukacaukan Acara Keluarga Suamiku

Kukacaukan Acara Keluarga Suamiku

"Ayok, duduk." Kami duduk di dekat kali besar, sebuah objek wisata Kotu yang cukup menarik. Ada bangku-bangku di pinggirannya. Aku dan Gibran duduk santai di sana. "Bagus banget pemandangannya." "Iya dong, Jakarta punya. Kamu bakal berasa sensasi hidup di jaman Belanda." "Hahaha, bisa aja." "Sayangnya, kita ke sini terlalu sore, jadi gak bisa masuk ke dalem museum. Mungkin lain waktu, aja."
10134.8K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as kuda duduk
Read
+Library
Istri kontrak om duda

Istri kontrak om duda

Musik jazz instrumental mengalun sayup dari pengeras suara tersembunyi, menambah kesan eksklusif namun menenangkan. Ayudia duduk di salah satu sudut ruang kafe, kursi empuk berlapis beludru biru laut menopang tubuhnya yang tegang. Di hadapannya, duduk seorang pria dengan wajah tenang dan tatapan menusuk yang memancarkan kekuasaan yang tak perlu diumbar. Ardhan.
813 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as kuda duduk
Read
+Library
Istri Manja Om Duda

Istri Manja Om Duda

Dari sekian tempat yang ada di dunia ini, mengapa dia harus bertemu dengan Om Ganteng di restoran yang dijejaki bersama dua sahabatnya itu? Gadis itu menggeleng, menepuk pipinya sendiri. "Aduh!" Meringis, Reina langsung menatap tajam Om Ganteng. Teringat dengan perkataan laki-laki itu yang berhasil mengejutkannya tadi. Dia duda??? batinnya memekik heboh. "Kalian teman-temannya Reina? Silakan pesan lagi, tidak perlu membayar. Ini restoran saya." Ucap Om Duda yang berhasil mengejutkan tiga manusia di hadapannya itu.
1034.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as kuda duduk
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status