MADU YANG BERACUN
Embun terdiam menahan panas yang menjalar di pipi, tidak pernah dia melihat mertuanya semarah itu.
“Dasar Iblis! Kau mau mencelakai calon cucuku, ha?” kata Bu Inggrid dengan marah.
“Tidak seperti itu, Ma. Embun bisa jelaskan.”
“Sudahlah! Tidak perlu mencari alasan, kau sengaja karena kau iri, aku sudah tahu itu!” kata Bu Inggrid tanpa menggunakan panggilan mama lagi.
Tidak lama seorang perawat datang dan menegur Bu Inggrid dan Embun agar tidak membuat keributan di rumah sakit.