Ayah Si Preman Sekolah
"Om benaran cinta denganku, nggak?"
Untuk pertama kalinya, aku memberanikan diri untuk menanyakan hal itu.
Dia memelukku, mengelus kepalaku lembut dan berkata, "Dasar bodoh, tentu saja aku suka denganmu. Kalau nggak suka, nggak mungkin sampai membuatmu senikmat ini, 'kan? Kamu jangan sudah enak sendiri dan malah meninggalkanku, dong."
"Emangnya hanya dengan cara begini, om bisa merasa puas?"
Hot Chapters