Mas, Ayo Bercerai!
Ia melihat tubuh Kirana tampak gelisah, selimutnya berantakan, napasnya pendek-pendek.
Zola mendekat dan spontan menempelkan telapak tangan ke kening gadis kecil itu.
Panas.
“Ya Tuhan…” gumamnya lirih.
Zola segera bergerak. Ia mengambil termometer, menempelkannya di ketiak Kirana. Angka di layar membuat dadanya terasa diremas. Tiga puluh delapan setengah.
Tanpa membuang waktu, Zola mengambil air hangat, kain bersih, lalu mulai mengompres dahi dan lipatan tubuh Kirana. Ia mengganti kain berkali-kali, memastikan suhunya tepat.