Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kupu Kupu Terbelenggu

Kupu Kupu Terbelenggu

"ehm" Terdengar suara dari bu Mirna memecahkan lamunan Edo "kok malah bengong? ayo ajak dewi ke ruang makan" ujar bu Mirna kepada Edo yang tampak sedikit kaget setelah beberapa saat terlihat melamun membayangkan hal-hal indah tentang dewi. "ahh.. iya bu" ujar Edo singkat "mari pak, kita ke ruang makan" ajak bu Mirna kepada pak Broto yang sebelumnya duduk diruang tengah
2.9K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as kuku elang
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

“Ah, kiranya Nona Lu. Maaf kalau kami lancang, mari saya antar.” Ia tinggalkan kuda di sana kemudian naik perahu kecil menuju ke tengah danau. Saat mereka melewati kerumunan perahu yang mengelilingi perahu besar, mereka semua memandang Cang Er hampir tanpa berkedip. Akan tetapi, mereka tak ada yang menghalangi karena maklum orang itu pasti bukan orang sembarangan. Cang Er mengabaikan semua tatapan itu.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as kuku elang
Read
+Library
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

"HPku dah lobat nih." "Kayaknya dikit lagi kok Mas." Mereka harus menempuh perjalanan kurang lebih satu kilo meter. Jarak yang sangat dekat, tapi bagi Raisa dan Delon yang sudah kelelahan. Ini adalah jarak terpanjang. Terdengar suara burung dares, dari atas kepala mereka. Seakan terus berputar-putar. (Burung dares = burung hantu dengan bentuk tubuh yang kecil)
1078.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as kuku elang
Show Reviews (37)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Read All Reviews
Elang, si Dewa Medis

Elang, si Dewa Medis

Hal yang berbeda daripada penculikannya pertama kali juga adalah dulu Elang tidak bisa melihat matanya ditutup oleh kain hitam. Saat ini meskipun matanya ditutup oleh kain hitam itu, dia tetap bisa melihat dengan jelas orang yang sedang duduk tak jauh darinya sembari menikmati anggur merahnya itu. “Kau … Cakra Buana.” Cakra tersenyum miring, “Kau tahu siapa aku?” “Bagaimana mungkin aku tidak tahu orang yang telah menculikku dua kali?” balas Elang.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as kuku elang
Read
+Library
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Rion bersiul panjang dan terdengar memilukan. Sebuah kaokan panjang seekor elang terdengar menggema di langit malam. Elang raksasa itu datang bermanuver di sekitar Rion. Dia berusaha terbang menjauhi kabut pekat. Saat elang itu sedikit menukik, Rion melompat ke punggungnya. “Akhirnya, kau datang juga. Kita pergi ke Puri Banyu!”
105.1K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as kuku elang
Read
+Library
Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

Seekor elang emas raksasa. Tubuhnya hampir setinggi setengah meter, dengan bulu cokelat keemasan yang berkilau di bawah cahaya bulan. Paruhnya melengkung tajam, dan cakarnya tampak cukup kuat untuk meremukkan tulang. Sepasang mata tajamnya menatap Valeriana dengan waspada.
9.937.2K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as kuku elang
Read
+Library
Legenda Kultivator Abadi

Legenda Kultivator Abadi

Sekte Awan Biru Seekor elang terbang dengan cepat dari arah selatan lalu menukik tajam dan mendarat tepat di sebuah bangunan kecil yang ada di kaki gunung. Beberapa orang dengan pakaian berwarna biru dengan lambang awan di punggungnya segera mendekat ke arah burung elang tersebut. "Ada yang mengirim pesan," ucap salah seorang di antara mereka tatkala melihat secarik kertas kecil yang digulung dan diikat di kaki burung elang tersebut.
1023.8K viewsOngoingAdded to Library 855 Times as kuku elang
Read
+Library
Pendekar Golok Melasa Kepappang

Pendekar Golok Melasa Kepappang

Siang bergerak sore. Kawanan burung rangkong tak lagi terdengar berkaok di atas langit Kutaraja Minanga Tamwan. Tugasnya membelah angkasa telah digantikan kulik gagah burung elang yang tak lelah puluhan kali berputar mengincar mangsa. Di pepohonan rindang yang berjejer rapi di jalanan Minanga Tamwan, burung pipit berlompatan dari satu ranting ke ranting lainnya. Sungguh sebuah lukisan alam permai yang menggenapi keindahan Kutaraja Minanga Tamwan.
1019.7K viewsOngoingAdded to Library 511 Times as kuku elang
Read
+Library
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Elang pasir dan elang laut berbilah putih terbang langsung ke tempat Link berada di halaman belakang. Link sudah membangun beberapa sarang di pepohonan di halaman belakang rumahnya. Sarang cinta Elang Pasir dan Elang Laut Berbilah Putih, sarang Beracun Kecil dan Xiao-Xiaobai, dan sarang Macaw. Kakak ketiga bahkan terpikir untuk meniru suatu area untuk membangun kandang babi bagi babi kecil dan pacarnya.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as kuku elang
Read
+Library
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Sang Raja Elang mendarat dengan keanggunan yang angkuh, debu-debu emas beterbangan saat sayap peraknya yang megah melipat kembali ke punggungnya. Ia berdiri tegak, mengenakan jirah ringan berwarna biru langit yang dihiasi ukiran awan, menatap Kaelen dan Elara dengan pandangan merendahkan dari balik mata tajamnya yang berwarna kuning keemasan. Kaelen mempererat dekapannya di bahu Elara untuk terakhir kalinya sebelum melangkah maju. “Kau datang terlalu cepat, Burung Langit. Keinginanmu untuk menjemput Ratu kami hampir saja merusak gerbang istanaku,” geram Kaelen, suaranya kembali menjadi bariton yang berbahaya.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as kuku elang
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status