Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Kursi itu biasa ia gunakan apabila sedang mengerjakan sesuatu di meja Indah dan mereka memerlukan sebuah kursi cadangan. Indah mengangguk saat pria berjas hitam seperti agen di film spionase menunjuk kursi kosong di sebelahnya. Pria di sebelahnya itu memandang tiap benda di dekat mereka dan mengangguk. Indah tadinya ingin berkonsentrasi dengan pekerjaannya, tapi pria yang jelas-jelas terlihat gugup cukup mencuri perhatian. Ia iba karena teringat mungkin sebegitu kikuknya dia saat pertama kali tiba di kantor itu.
9.9357.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.5K kali sebagai kursi biasa
Tampilkan Ulasan (189)
Baca
+Pustaka
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Baca Semua Ulasan
Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Wadungsarpa dan ketiga pembantu setia membalas dengan cara menunduk hormat pula. ”Silakan duduk, Sanggariwut!” kata Wadungsarpa. ”Sudah lama kamu kutunggu-tunggu....” Sanggariwut duduk di kursi bersama mereka. Kini kelima orang itu telah duduk di kursi masing-masing. Kursi yang mereka duduki terbuat dari kayu jati yang diukir dengan bagus. Ada nuansa mewah dan megah melekat pada kursi-kursi jati terukir yang diduduki kelima orang tersebut. Ada meja bundar kecil di depan mereka.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai kursi biasa
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Disuruh benerin kursi ini? Dimas menggaruk kepalanya. “Bapak ingin saya ganti kursi? Iya, ini memang kursinya bunyi terus, Pak.” Melihat wajah bingung Dimas, tatapan Pak Badar semakin menghakimi. “Ayat Kursi. Salah satu ayat agung dalam Al-Qur’an,” jelasnya dengan nada berat. Dimas memucat. Kesabaran Pak Badar berkurang satu derajat. “Ya sudah, kalau kau tak bisa. Ayat-ayat pendek, hafal apa saja?”
996 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai kursi biasa
Baca
+Pustaka
Mempelai Pria yang Tertukar

Mempelai Pria yang Tertukar

Setelahnya ia duduk di atas kursi kebesaran Ganesha yang bersandran tinggi. "Emang kalau kursi mahal terasa beda dibokong. Empuk banget euy!" Arimbi mengoyang-goyang kursi girang. Memutar-mutar beberapa kali seperti bocah yang kegirangan karena diizinkan bermain-main.
1091.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai kursi biasa
Baca
+Pustaka
Bukan Sopir Biasa

Bukan Sopir Biasa

sahut sekuriti dengan anggukan kepala pada Armila. Sementara itu, Santi merasa kesal pada Armila. Alih-alih Bagas mengelus perutnya yang buncit, tapi kini malah seorang sekuriti yang aman mendampinginya ke poli kandungan. Meski sebenarnya dia enggan ke sana, tapi dia tak bisa mengelak. Walaupun hatinya dongkol, tapi akhirnya Santi menurut juga ketika sekuriti datang dengan membawa kursi roda, dan memintanya untuk duduk di sana.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kursi biasa
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Orang yang Tidak Perlu Menunjukkan Diri Dan kemudian— aku melihatnya. Bukan karena dia mencolok. Justru karena dia— terlalu biasa. Duduk di kursi. Minum kopi. Melihat ke luar jendela. Seperti orang normal. Tapi— semua di sekitarnya… terasa berbeda. Pengguna yang Tidak Perlu Bergerak “Dia…” bisikku. Adrian mengikuti arah pandangku. “…yang itu?”
10993 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai kursi biasa
Baca
+Pustaka
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

Tempat di mana ruangan rapat, dipenuhi berkas dan meja dan kursi dan cat dinding berwarna monokrom. Auranias Pingai berambut gimbal panjang ini melemparkan kursi pada Haruka. 'Druak'. Kursi berbahan kayu itu hancur begitu tinjuan Aura dilayangkan Haruka. 'Puafh-Puafh'. Disertai [Bola-Bola Aura] dan aksi akrobatik, atau memanfaatkan barang-barang yang ada di sini,—khusus untuk barang mahal, sebangsa komputer atau penanak nasi tidak digunakan—melemparkan buku tulis, handuk, topi, pulpen, piring serta kaus kaki.
1020.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai kursi biasa
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Baca Semua Ulasan
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

Jas putih yang biasa menjadi kebanggaan teman sejawatnya juga tak ia gunakan. Ammar mengangguk tegas, beda dengan Ayudia yang masih terus-terusan menyeka pipi yang basah. Mereka jalan seperti antrian ATM. Masuk ke ruangan yang tak begitu besar. Hanya ada satu meja dengan satu kursi empuk yang merupakan kursi kebesaran. Juga dua kursi untuk orang-orang yang tengah dilanda kekhawatiran. Satu lemari dokumen dan sofa untuk para asisten.
1044.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kursi biasa
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Baca Semua Ulasan
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

Ini sudah kali ketiga anak mama Rosa itu mencoba memanggil sang gadis nyatanya tetap bergeming. “Mbak, Maaf ya, tolong bisa pindah ke bagian dalam karena meja dan kursinya sementara mau dipindahin. Maaf untuk ketidaknyamanannya!” seru pria tersebut. tanpa sadar telapak tangannya masih belum beranjak dari bahu Helza.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai kursi biasa
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

“Baik, 2 paket ayam spicy level 5, pilihan paha, dengan 4 bungkus nasi. Di tunggu, terima kasih.” “Mas, udah sering makan di sini? Kata Adri mereka punya banyak cabang.” “Baru beberapa kali, hanya saja itu paket yang paling pas dilidah sama perut aku,” jawab Ardi. Setelah makan siang, mereka langsung pulang. Tampaknya Regina terkena cap 5L. Lemah, letih, lesu, loyo, lunglai. Selama di perjalanan, Regina berulang kali menguap dan tidak fokus ketika ditanya oleh Ardi.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kursi biasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status