Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

jawab Roy. Reva menyetujuinya, mereka pun berjalan untuk pergi ke taman rumah. Taman rumah singga Roy, yang sangat besar dan luas. Banyak sekali tanaman hias yang berada disana, air mancur juga berada disana dengan ukuran lumayan besar. Reva dan Roy duduk di salah satu kursi di taman, mereka menatap kedepan dengan kosong. Sebelum Roy menepuk pundak Reva, membuat Reva menatap dirinya.
16.2K viewsCompletedAdded to Library 598 Times as kursi di taman
Read
+Library
Ambil Saja Suamiku

Ambil Saja Suamiku

“Kayak abg aja main ke taman kota.” Mereka duduk di kursi besi taman kota. Jam aktif sekolah suasana pun tidak terlalu ramai, hanya ada beberapa pedagang dan ojek online yang mangkal. Motor Irwan diparkir tidak jauh dari pintu masuk. Sengaja memilih kursi agak ke dalam terhalang pohon besar. “Aku memang abg,” ucap Irwan. “Abege tua,” ejek Sherin.
109.3K viewsOngoingAdded to Library 205 Times as kursi di taman
Read
+Library
Suara Suamiku di Kamar Pembantu

Suara Suamiku di Kamar Pembantu

Pandangan wanita itu menyusuri taman yang kian ramai. Beberapa muda-mudi terduduk di sebuah tikar sembari menikmati cemilan dan teh hangat yang ada di hadapannya, dan sebagian lainnya tengah terduduk di kursi berderet yang terbuat dari besi sembari menyaksikan anak-anak yang sedang berlarian kesana kemari.
1037.2K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as kursi di taman
Read
+Library
Bos, Jangan! Nanti Ketahuan

Bos, Jangan! Nanti Ketahuan

Selena memang tidak terlalu banyak mengenal orang di sana. Taman itu tidak begitu luas dan dilengkapi dengan beberapa kursi. Itu memang taman yang sengaja dibuat untuk para orang tua atau penunggu anak-anak sekolah agar tidak mengganggu proses belajar mengajar. Jadi orang tua disiapkan tempat khusus untuk menunggu dengan santai dan tenang. Selena melirik ke arah bangku yang lainnya dan ternyata memang semuanya sudah diisi oleh beberapa orang lain.
9.91.6M viewsOngoingAdded to Library 42.5K Times as kursi di taman
Show Reviews (59)
Read
+Library
Laracroft
Ceritanya bagus, karakter haris manly banget, ga pecundang seperti novel yg aku baca. Selena jg orgnya kuat, walaupun keras kepala. Percintaan 18+ author deskripsi jelas bgt. Menurut aku ini novel percintaan bos sekretaris paling bagus yg udah pernah aku baca! Keep it up author..
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Read All Reviews
Princess Secret

Princess Secret

Pohon apel dan mangga ada empat dimasing-masing pohon, dan menambah kesukaannya di tengah taman terdapat meja dan dua kursi berwarna putih. Valerie duduk di salah satu kursi sambil melihat sekitar. Indah dan tenang yang sekarang dirinya rasakan. Pelayan Rion tidak terlihat batang hidungnya, saat berkeliling Valerie melihat kandang kuda, tetapi tidak ada kuda. Mungkin dia sedang keluar atau mencari sesuai di luar Paviliun. Walaupun tempat ini hampir semua barang tua dan kuno, tetapi di dalam Paviliun terawat bersih dan rapi juga Valerie tidak melihat seseorang tinggal di sini kecuali dirinya dan Rion.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as kursi di taman
Read
+Library
Menantu Bintang Lima

Menantu Bintang Lima

Thanks a lot to Bibi! Di taman bunga depan teras, ada ayunan dan satu set bangku yang terbuat dari batu. Di teras, ada satu set meja - kursi yang terbuat dari rotan sintetis. Di samping teras, ada kolam hias dengan banyak ikan koi. Dua set sofa di ruang tamu plus kursi goyang Daddy di sudut samping jendela. Daddy biasa duduk di sana seusai mandi di pagi hari, sambil membaca koran.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as kursi di taman
Read
+Library
TWELVE

TWELVE

Kursi panjang yang kami tengah tempati ini tampak sejuk karena dilindungi oleh pohon yang cukup rindang untuk menahan panasnya sinar matahari yang dapat membakar kulit. “Taman ini indah juga.” Komentarnya sembari melirik ke seluruh penjuru taman komplek. Aku akui, komentar laki- laki ini memang benar. Taman komplek dijaga dengan sangat baik. Bunga berwarna- warni tumbuh di taman ini, ditambah dengan pepohonan rindang yang membuat taman ini tampak sejuk. Terdapat jalan setapak untuk berjalan menikmati udara segar maupun untuk berjoging mengelilingi taman. Atau kita bisa juga sekedar duduk bersantai di kursi panjang yang tersebar di taman ini. Taman ini lengkap dengan lapangan berumput yang ti
101.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as kursi di taman
Read
+Library
Suddenly Become a Bride

Suddenly Become a Bride

Wira sebagai pengemudi lalu istrinya penumpang pada kursi belakang. “Kupikir benar. Tapi, pohon di sana tidak ada.” Menunjuk salah satu taman di dekat pintu utama yayasan. Tanah itu telah ditumbuhi rumput khusus agar terlihat bersih dan cantik. Bahkan bangku-bangku memanjang tidak meninggalkan bekasnya. “Pohon? Setahuku tidak ada pohon di sana, meskipun ada kemungkinan berpuluh-puluh tahun yang lalu.”
106.8K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as kursi di taman
Read
+Library
Istri Dekilku Anak Sultan

Istri Dekilku Anak Sultan

Ia hanya ingin membantu Raka dari kesulitan yang sedang dihadapinya. Perbincangan mereka lanjutkan dengan hal-hal yang ringan. Sesekali mereka tertawa. Tak lama kemudian mereka sudah sampai di depan taman yang begitu luas. Sebuah kolam renang untuk dewasa terdapat di sisi kanan taman yang di kelilingi kursi dan meja taman yang berukir. "Aku mau berenang. Mau ikut?" tanya Paul tanpa ragu.
9.22.5M viewsCompletedAdded to Library 78.8K Times as kursi di taman
Show Reviews (315)
Read
+Library
Siti Zaki Kaisyar
ceritanya sangat bagus menarik bikin penasaran dan ingin terus membaca tetapi sangat sayang dengan membaca harus menggunakan koin sedangkan bonusnya hanya sedikit dan cuma sebentar membacanya cepat habis mungkin harapan kalau bisa dengan cara penilaian saja biar banyak Lebih banyak lagi peminatnya o
Fitria S L
Bagus jln ceritanya tp knp hrs smp 300an bab'nya? apa ceritanya bertele-tele ya krn saya bru bca smp bab 34 dan mau nerusin baca kok agk rada mles krn trlalu banyk bab'nya dan harus pake koin jga yg dibli pake duit..klo yg bca sultan semua si okelah..tp klo ada yg bca kaya sy cma ibu rmh tangga gmn?
Read All Reviews
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Tak jauh dari rumah panggungnya. Sampai di tepi sungai, Elang melihat sebuah taman nan indah di seberang sana. Langsung saja... Slaph..! Kini Elang sudah berada di dalam taman itu, lalu dia pun duduk di sebuah kursi yang terbuat dari bambu. Ada dua buah kursi di situ, dengan sebuah meja kecil yang juga terbuat dari bambu. Sederhana memang, namun sangat nyaman didudukinya.
9.962.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as kursi di taman
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status