Hidden Casanova
Dua pria tampan nan gagah itu adalah Ilmi (nama samaran) dan Key (nama asli tapi dikira samaran karena terlalu pendek).
“Sepertinya ada yang bertengkar di sebelah sana,” kata Key, suaranya rendah namun penuh perhatian.
“Astaghfirullah ... Siapa yang bertengkar di tengah suasana pesantren yang nyaman? Ayo kita ke sana.” Ilmi memutar matanya, setengah berlari menuju arah keributan.
“Tunggu dulu, jangan terlalu cepat, nanti kita tersandung buku-buku santriwati yang jatuh karena melihat ketampanan kita,” candanya sambil menyenggol bahu Key.
Hot Chapters