Ada sesuatu yang sangat menyentuh tentang 'Hey Jude' yang membuatku selalu kembali mendengarnya. Lagu ini sebenarnya ditulis oleh Paul McCartney untuk menghibur Julian, putra John Lennon, saat orang tuanya bercerai. Aku sering membayangkan bagaimana perasaan seorang anak kecil yang melihat keluarganya berantakan, dan kemudian ada seseorang yang mencoba menghiburnya dengan lagu ini. Liriknya yang sederhana tapi dalam, seperti 'take a sad song and make it better', benar-benar menggambarkan upaya untuk mengubah kesedihan menjadi sesuatu yang lebih baik.
Yang menarik, awalnya judul lagu ini adalah 'Hey Jules', tapi kemudian diubah menjadi 'Hey Jude' karena lebih enak didengar. Aku suka bagaimana lagu ini bisa menjadi simbol harapan dan kekuatan bagi siapa saja yang sedang melalui masa sulit. Nada yang mulai pelan lalu semakin bersemangat seolah mengajak kita untuk bangkit dari keterpurukan. Bagiku, 'Hey Jude' bukan sekadar lagu, tapi pelukan hangat dalam bentuk musik.