Sang Penakluk Dewa
Alfonzo Perez bangun tidur tiba tiba ada bekas cakaranlintang kemukus dini harimata perih saat bangun tidurpingsan tapi masih sadar
Balada mengepalkan tangan.
“A-aku juga ikut,” Nindhi turut menyatakan diri.
“Haiih! Aku juga ingin menjadi kuat, jadi aku juga ikut,” ungkap Balangbang.
“Aku juga!”
“Aku Juga!”
“Aku juga!”
Jaka, Wirusa, Bagas, Kitri, dan Gendis pun ikut menyatakan diri membuat Lintang menyeringai senang.
“A-a—anak muda ini sungguh mengerikan,” umpat Ki Larang di dalam hati.