Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Rumah yang menjadi saksi bisu ketika ia menerima penghinaan dari orang tua perempuan yang sangat dicintainya kala itu. "Yah, apa kita mau ke tempat itu?" tanya Jelita sambil menunjuk bangunan dua lantai yang berada di kabupaten Jombang. Louwee Food & Coffee. Mahika memilih kafe terbaik yang pernah dikunjunginya bersama wanita itu beberapa tahun yang lalu. Suasana kafe yang menarik dan bisa untuk menyaksikan pemandangan sekitarnya jika naik ke lantai dua. Sang ayah yang sudah membukakan pintu untuknya mengangguk. "Kita turun ya. Pokoknya Jelita harus percaya saja sama Ayah. Jangan terpengaruh oleh apapun yang mereka omongkan nanti."
10479.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.8K kali sebagai lali jiwo cafe
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
yenyen
bagus tapi karena chapternya banyak dan karakternya juga banyak, mending bacanya harus marathon, skip seminggu lupa lagi ini siapa ya aditya? siapa ya mirinda? hehehe.. but overall bagus dan memperkenalkan syariat islamnya mantap, dan menjelaskan bukan agamanya yang salah tapi individunya yng bermas
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Di pelupuk mata

Di pelupuk mata

Scene Lastri dan Zayka di Day 2 ini sudah selesai semua, sekarang mereka pergi ke caffe tempat favorit Lastri. *caffe di mall "Nak, ini caffe favorit mamah, gimana cantik ya suasananya," ucap Lastri sambil melihat sekeliling caffe yang penuh dengan lampu-lampu yang cantik. "Iya mah, cantik ya banyak lampu lampu gini." ucap Zayka sambil melihat sekeliling lampu-lampu cantiknya
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Lalu acara selanjutnya adalah gunting pita dan pidato yang disampaikan Jillian. Jillian mengatakan kalau Caffe ini sepenuhnya dibangun oleh Kenzo, ia hanya berkontribusi dalam menginginkannya saja dan semua diwujudkan oleh Kenzo. Semua tertawa mendengar ucapan Jillian yang terdengar seperti sebuah kelakar padahal itu adalah kenyataannya. Jillian yang meminta Kenzo untuk dibuatkan sebuah Caffe dan Kenzo layaknya Jin milik Aladin langsung mengabulkan keinginan Jillian.
1089.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Hadiah Terindah Di Pernikahan Kedua Suami

Hadiah Terindah Di Pernikahan Kedua Suami

"Kebetulan aku juga belum makan. Kita makan di tempat favorite aja. Bagaimana?" "Oke, ayo!" Aku mengandeng Adel dan Cheri. Cafe Nannys Pavilion adalah tempat favorite kami. Di sini menyajikan masakan itali dan coffe yang diracik khusus untuk para pelanggan. Kami memilih dibagian paling pojok dekat jendela kaca. Pemandangan di luar terlihat jelas. Memesan makanan sesuai favorite kita masing-masing. Adel sedikit ceria dan mulai berbicara seperti biasanya.
10124.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Dengan mata masih setengah terpejam juga kepala sedikit berdenyut nyeri karena bir yang kuteguk terlalu banyak semalam, aku mengabaikan pesan Minaki karena harus membersihkan diri sebelum berangkat bekerja. Setelah rapi dan beramai ramai menuju halte, aku membalas pesan Minaki. Bertanya tentang kue apa yang akan ia buat hari ini. Minaki : Pistachio. Kamu tahu kan Jayka? Itu adalah salah satu menu terbaik dari toko roti ternama, Laison deu Creer yang ada di Tokyo. Chef Airata membuatnya begitu sempurna, semoga siang ini aku bisa membuatnya dengan baik ditemani guru rotiku.
10166.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Kaulah Jodohku

Kaulah Jodohku

ujar Safa yang menyambar kupat tahu tersebut untuk di makan. “Hua, kamu menggemaskan, Sayang. Pengin cepat bawa kamu pulang.” Azril gemas sendiri. Niat menggoda justru dirinya yang tidak tahan. Safa yang asik menikmati makanan tersebut langsung menoleh dan melihat Azril dengan wajah yang tak bisa diartikan lagi. “Lah, kenapa memangnya?” “Iya habisnya suapin tidak boleh, peluk cium tidak boleh dan semuanya dilarang.”
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Lessons of Love

Lessons of Love

"Kita mau ke mana?" Rico menghentikan motornya di kompleks pertokoan yang ramai, di depan sebuah bangunan dua lantai, yang kelihatan seperti kafe dengan cat warna-warni yang semarak. Elora membaca papan nama di depan bertuliskan : EZ Cafe, Cakery and Ice Cream. "Mampir bentar... Ini punya temanku," jawab Rico. Ia melangkah ke pintu kafe, membukanya, dan menoleh memandang Elora. Elora mau tak mau mengikutinya masuk.
1025.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 831 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Cinta Dibalik Hukum Adat

Cinta Dibalik Hukum Adat

“Iya Sar, untuk barcode acara besok uda gue kirim ke lo ya!” “Oke-oke gue sama Rio besok pasti bakalan datang!” Ucap Sarah dengan riang. Keesokan harinya… Sarah dan Rio mengenakan baju bernuansa putih, sesuai tema dari acara grand opening café milik Narandra. Sarah dan Rio juga datang lebih awal karena mereka tidak mau terlambat di acara itu. Setelah perjalanan hampir 45 menit akhirnya Sarah dan Rio sampai juga di café baru milik Narandra. Café itu benar-benar terlihat mewah dan juga berkelas. Café yang hampir full kaca dengan interior kayu berwarna coklat gelap, dan lampu-lampu cantik tak lupa dengan tambahan tanaman-tanaman hijau yang semakin membuat tempat ini begitu memukau. Tempat ini j
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Tak Kusangka Istriku Presdir

Tak Kusangka Istriku Presdir

Ia mengingat raut wajah Lian saat tersentak dengan ucapannya tadi. Suara lonceng terdengar saat membuka pintu sebuah kafe bernama Jasmine Coffeeshop and Bakery. Interior dan propertinya bernuansa khas bohemian. "Melly ...." Suara panggilan yang tidak asing didengar berasal dari seseorang yang berdiri sudut kafe. "Aaahh Lisa, aku kangen bangeeet!"
1045.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
When I Meet You

When I Meet You

Lagi pula pelajaran akhir-akhir ini membuat kami bertiga kewalalahan mengatur jadwal pertemuan bersama-sama. *** Aku tak menyangka bila kedua kakiku membawaku tepat di depan gedung dua lantai cukup besar dengan desain minimalis dan elegan. Decakan kagum keluar begitu saja dari mulutku, rasanya sudah sangat lama tidak mampir ke caffe ini. Caffe Lily, tempat yang dulunya sempat menjadi tempat utamaku saat mengerjakan tugas sekolah bersama Joo dan Lee.
9.98.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status