분야별
업데이트 중
모두연재 중완결
정렬 기준
모두인기순추천평점업데이트됨
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Betapa bodohnya aku. Berapa kali aku mencoba menghubungi nomor itu, tapi aku tidak punya keberanian untuk menekan tombolnya. Aku bahkan tidak berani mengingat bagaimana aku dulu menyakitinya dengan kata-kata yang paling menyakitkan. Setiap kali aku teringat tatapan kecewa dan putus asa yang dia berikan padaku, aku menyesal dan ingin membunuh diriku. Namun, sekarang aku tidak punya uang lagi, dari mana aku bisa mendapatkan uang untuk membayar biaya perawatan ayahku?
8.9K 조회수완결서재에 178회 lament로 추가됨
보기
+보관함
Penyesalan di akhir

Penyesalan di akhir

Sesampai Febri di kosan nya Febri berbaring di kasur dan dia melamun sambil tersenyum sendiri. " malam itu memang malam yang sangat sunyi untuk ku rasa sedih dan duka ku bercampur aduk hanya dengan mengingat masa lalu yang tidak akan pernah ada ujung nya untuk di kenang, tetapi malam itu serasa sangat berseri sekali ketika melihat mu dan kamu mulai memeluk ku sambil menenangkan ku, terima kasih telah ada dan hadir dalam hidupku saat ini, terima kasih untuk satu malam yang sunyi itu dan akan selalu ku kenang setiap saat ". Bersambung
9.54.0K 조회수연재 중서재에 143회 lament로 추가됨
보기
+보관함
Kecelakaan dan Penyesalan

Kecelakaan dan Penyesalan

Begitu masuk, dia segera berlari ke sisi ranjangku, berlutut di lantai sambil berteriak, "Kakak, kenapa kamu begitu bodoh? Hanya karena aku dulu ambil jatah kuliahmu ke luar negeri, kamu dendam sampai begitu? Demi balas dendam ke aku, kamu sampai mencelakakan dirimu sendiri." Setelah menangis sejadi-jadinya, Lusvira kembali berpura-pura menyesal sambil duduk meringkuk di lantai. "Maaf Kak, ini semua salahku, kalau bukan karena aku, kamu nggak akan begini ...." Habis berkata begitu, dia mulai menampar wajahnya sendiri keras-keras. Melihat ini, Ayah, Ibu, dan bahkan Kakak lupa bersedih, buru-buru menahan Lusvira.
51.5K 조회수완결서재에 1.8K회 lament로 추가됨
보기
+보관함
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

Fenomena Heaven’s Lament ini mengirimkan gelombang teror primordial ke seluruh penjuru kota; hewan-hewan liar melolong panjang sebelum mati lemas karena paru-paru mereka tersumbat uap darah, sementara para kultivator tingkat rendah jatuh berlutut, merasakan Dantian mereka bergetar hebat di bawah tekanan beban karma yang begitu masif. Di titik nol kehancuran, di tengah kawah yang masih mengepulkan uap panas sisa ledakan Jiang Chen, Liang Xiao duduk bersila. Ia tidak mempedulikan rasa sakit yang merobek saraf-sarafnya. Ia membiarkan hujan merah itu membasuh luka-lukanya yang menganga, memperlihatkan jaringan otot yang berdenyut dan tulang yang retak. Setiap tete
103.4K 조회수완결서재에 136회 lament로 추가됨
보기
+보관함
TRAUMA

TRAUMA

Semua ini terasa bagai mimpi. Mimpi buruk yang panjang, dan terasa nyata. "Maafkan aku Sara, aku benar-benar menyesal. Kumohon jangan seperti ini." Mengapa kata maaf selalu datang di saat segalanya sudah menjadi tidak berarti lagi? Ketika semuanya sudah hilang dan hanya tersisa dalam memori. Memberikan beribu penyesalan yang begitu dalam, mengantarkannya pada titik kelam yang tidak akan pernah berakhir.
1010.8K 조회수완결서재에 356회 lament로 추가됨
보기
+보관함
REFLECTION

REFLECTION

Sarah juga terkejut, namun kemudian ia memasang kembali wajah datar. Seledri panik, sangat panik. Hari ini adalah hari kegagalannya yang lain. Setelah berpuas menggunakan cermin ajaib untuk urusan sekolahnya, ia harus mandiri sekarang. Tumbal, ya sebuah tumbal yang sangat tidak bisa ia berikan untuk mengganti itu semua. Mana mungkin sebuah cermin meminta jiwa atau sejenisnya.
103.6K 조회수완결서재에 131회 lament로 추가됨
보기
+보관함
Hati yang lemah

Hati yang lemah

Levi melengos , dia mulai meregangkan kepalanya dan kemudian tangannya. "Gue nggak terima vi, sehabis ini loe harus traktis gue yak*lt, mulut gue pahit banget ni" aku berulang-kali meludah ke dalam parit kecil yang kering yang berada disamping kami, aku dan Levi sengaja memilih tempat ini karena selain dekat dengan panggung dan sejuk karena berada di bawah pohon buah mangga yang rindang tapi belum berbuah ini. Levi hanya mengabaikan ku, dan mulai mengikuti gerakan instruktur senam, dia menggumam "Hn"
2.9K 조회수연재 중서재에 77회 lament로 추가됨
보기
+보관함
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Namun kali ini, yang dia dapat bukanlah pelukan ataupun penghiburan. Yang dia dapat hanyalah tamparan keras tanpa belas kasihan. “Penny, kamu minta maaf bukan karena sadar kesalahan, tapi karena takut kehilangan segalanya, takut kami nggak bakal melindungimu lagi.” “Kamu bisa saja hidup nyaman seumur hidup, tapi kamu malah tega menyakiti adikku.” “Kesalahan ini, nggak akan bersih hanya dengan berlutut seperti ini.”
8.6K 조회수완결서재에 284회 lament로 추가됨
보기
+보관함
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

"Dan kau, Alexander Santoso, bukan apa-apa." Alexander benar-benar hancur. Air mata dan ingus mengalir di wajahnya. Ia memohon padaku, suaranya terseret dan remuk. "Alana, aku bisa bertahan menghadapi kehancuran keluargaku, tapi aku tidak bisa bertahan kehilangan istriku! Dalam hari-hari tanpamu, rasanya seperti hatiku dicabik dari dadaku. Aku berlutut, memohon padamu, kembalilah padaku. Aku benar-benar sudah belajar pelajaranku. Aku akan menghabiskan sisa hidupku untuk menebus semuanya padamu!"
57.0K 조회수완결서재에 1.8K회 lament로 추가됨
보기
+보관함
Dendam Dan Penyesalan Sang Mantan

Dendam Dan Penyesalan Sang Mantan

Hatinya sama hancurnya, hanya saja amarah bercampur di dalamnya. "Papa bukan cuma mengkhianati Mama," ucap Daren lirih tapi penuh tekanan. "Papa menghancurkan kebahagiaan dan hidup kita semua." Murni menutup wajahnya dengan kedua tangan.
106.7K 조회수완결서재에 199회 lament로 추가됨
보기
+보관함
이전
123456
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status