Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Under The Skies of Yokohama

Under The Skies of Yokohama

Gadis itu mencari sesuatu yang mungkin akan menarik minatnya. “Kana, kau mau kan?” Kana ditatap dengan pandangan penuh harap oleh Izumi. “Maaf Izumi, aku tidak memakan sesuatu yang dingin untuk sementara waktu. Gigi sensitifku sedang kambuh.” Kana mengaduh, ia bahkan tampak nyaman dengan posisi duduknya di samping Miyu. Kepalanya disandarkan ke jendela dengan satu tangan memegangi pipi. Izumi tidak bisa memaksa kedua sahabatnya. Namun bagaimana nasib ice creamnya?
103.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 91 Vezes como langit-langit mulut tidak geli
Ler
+Biblioteca
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

"Nanti mie-nya ledrek." "Lebih baik daripada mengundang penyakit Ayah! Karena kalau lidah kita terasa panas dan melepuh itu artinya kita harus menunggu dulu makanan itu agak dingin sebelum masuk ke dalam tenggorokan dan mengganggu tingkat keasaman di dalam lambung dan akan mempengaruhi kondisi tubuh juga. Tunggu saja sampai tidak melukai lidah kita lagi!" "Kamu tenanan? Aku tuh dari dulu suka sekali makan makanan panas."
966.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 2.1K Vezes como langit-langit mulut tidak geli
Show Reviews (9)
Ler
+Biblioteca
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Read All Reviews
Membungkam Mulut Tetangga Julid

Membungkam Mulut Tetangga Julid

"Oh gitu, nggak apa-apa, Tante," aku menjawab singkat, takut nanti Tante malah nangis karena merasa bersalah tak bisa memberi es lilin untukku. "Maaf ya, Mbak. Ini ada air dingin kalau mau," tawar Tante sambil mengangsurkan satu botol air dingin dengan banyak embun kecil di luar botol. Glekk! Tanpa sadar aku menelan ludah sendiri. Membayangkan air itu melewati tenggorokan di cuaca panas ini sepertinya nikmat sekali.
3.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 93 Vezes como langit-langit mulut tidak geli
Ler
+Biblioteca
Racun Mulut Tetangga

Racun Mulut Tetangga

balas bu Arum. Acara ulang tahun sudah selesai. Kini tinggal racun mulut tetangga yang bertebaran di kalangan ibu-ibu syirik kaum mendang mending. Aku masih menantikan suara mulut tetangga yang penuh dengan racun kedengkian. "Alah kok bingkisannya nggak seheboh organ tuanggalnya, hanya nasi bento sama jajan ciki seribuan," ucap bu Mutia.
1042.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 1.6K Vezes como langit-langit mulut tidak geli
Ler
+Biblioteca
Sentuhan Candu Tuan Benji

Sentuhan Candu Tuan Benji

Kepala Lily bahkan mulai terserang pening saat rasa memabukkan bilah kenyal mereka yang menyatu mendominasi akal sehat. Kenapa ini enak? Kenapa perpaduan hangat dan geli dalam pergerakan dua organ lembut itu membuat pikirannya jadi kosong melompong? Bagaimana bisa rasa pasta gigi dan napas hangat mereka di dalam sana berhasil membuat Lily seakan mengawang? Ini gila. Ciuman benar-benar hal paling gila yang pernah Lily lakukan. “Hhh ... hhh ... hhh ....”
1090.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 2.3K Vezes como langit-langit mulut tidak geli
Ler
+Biblioteca
Teknik Rahasia Di Panti Pijat Om Doni

Teknik Rahasia Di Panti Pijat Om Doni

Apa yang kurasakan? Aku menggigit bibir sambil berpikir sejenak, lalu menjawab, “Rasanya… rasanya agak gerah, wajahku panas, napasku juga sesak dan… terasa geli, tapi anehnya gelinya terasa nyaman.” “Sangat nyaman? Haha, kamu menarik juga.” Dia menggerakkan tangannya, menambah sedikit tekanan pada pahaku dan meremasnya beberapa kali.
2.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 75 Vezes como langit-langit mulut tidak geli
Ler
+Biblioteca
Petani Terkuat

Petani Terkuat

Suhu tubuhnya melonjak naik, membakar lehernya, sementara seluruh pasokan air liurnya seolah tersedot habis, meninggalkan kerongkongan yang kering kerontang seperti amplas. Jaka membuka mulutnya. Otaknya berusaha menyusun satu atau dua kata untuk merespons, namun pita suaranya mogok total. Kalimat itu tersangkut, menguap menjadi udara kosong sebelum sempat menyentuh lidahnya. Ia hanya berdiri mematung. Rasa canggung yang aneh namun manis menggantung tebal di antara jarak satu meter yang memisahkan mereka.
102.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 67 Vezes como langit-langit mulut tidak geli
Ler
+Biblioteca
Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

ujar Langit. Bola mata Sky berbinar puas. “See.. saya bilang juga apa. Pasti enak.” Ia lalu melanjutkan, “Itu favorit ibu saya soalnya.” Kunyahan Langit terhenti. Macaron itu mendadak mengganjal di tenggorokannya. Ada pahit yang tidak ada hubungannya dengan coklat atau pistachio yang Langit makan.
103.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 129 Vezes como langit-langit mulut tidak geli
Ler
+Biblioteca
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

"Charlie coba bantu pikirin dong.” “Pikirin apa?” tanya Charlie. Sebuah kue klepon dilahap sekaligus ke dalam mulut. “Untuk ngatasin gangguan tenggorokan enaknya makan buah apa ya?” Sebuah musibah terjadi. Kue klepon yang tadi dilahap Charlie rupanya baru selesai dibuat. Akibatnya ketika digigit, isi gula merahnya yang masih panas muncrat di mulut Charlie. Tanpa ampun Charlie langsung berespon persis saat BJ bertanya apa yang perlu dimakan agar Maura cepat sembuh.
7.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 242 Vezes como langit-langit mulut tidak geli
Ler
+Biblioteca
SURGA YANG TAK DIINGINKAN

SURGA YANG TAK DIINGINKAN

pintaku yang dijawab anggukan oleh Teh Rani. *** Pagi pun menjelang, aku membuka jendela. Sontak angin pegunungan membelai wajahku yang sendu. Aku tidak melihat mentari di ufuk timur. Mungkin masih bersembunyi di balik mega kelabu, mungkin hujan akan turun lagi seperti air mataku. Aroma bubur kacang hijau dan teh melati menyeruak indra penciumanku. Sayang mood ku enggan untuk menyentuhnya.
9.725.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 714 Vezes como langit-langit mulut tidak geli
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status