Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

“Memang sangat sakit, ini lebih sakit daripada gigi bungsu yang tumbuh miring!” Sriti melenguh, matanya terpejam erat, wajahnya memerah padam. “Kenapa rasanya... seperti ada… monster gurita membakar ususku dari dalam?!” erangnya, setiap otot di tubuhnya menegang.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Pesona Istri Yang Kuabaikan

Pesona Istri Yang Kuabaikan

Aroma minyak tersebut menyebar memenuhi ruangan. "Bagaimana rasanya?" Aku bertanya dengan khawatir. "Gak enak, perut mules, dubur panas," ringis Zitni. Wajahnya terlihat menahan sakit. "Itu karena Adik banyak makan pedas. Malam kemarin, terus tadi." Aku berkata sambil duduk di sampingnya.
9.9947.6K viewsCompletedAdded to Library 26.5K Times as langit mulut gatal
Show Reviews (171)
Read
+Library
DA DM
Cerita ini berbeda dengan cerita romansa yg lain yg kdg menonjolkan adegan2 panas hanya untuk menarik pembaca,, cerita ini dikemas manis,menyentuh, dan sopan. membayangkan cerita ini diangkat mjd film, dan ost. nya lagu *penjaga hati*.....sukses ya author,,
Husmiati Abdullah
setiap babnya selalu bikin penasaran membaca bab selanjutnya, ini bisa jadi pelajaran bahwa kecantikan yang hakiki itu adalah sikap dan akhlak, banyak orang berpendapat bahwa cantik secara fisik itu segalanya tetapi cantik yang sebenarnya adalah kecantikan jiwa dan ruhnya
Read All Reviews
Ceraikan Aku, Tuan Anshel

Ceraikan Aku, Tuan Anshel

"Sial, suhunya terlalu tinggi. Kau terkena sengatan panas." ​Fleur mencoba bersandar pada dada Anshel, namun perutnya justru bereaksi. Rasa mulas yang tajam, seperti diputar-putar, muncul seketika. Perpaduan antara asamnya buah anggur Muscat yang tadi ia makan banyak-banyak dengan panas yang ekstrem membuat sistem pencernaannya memberontak. ​"Anshel... perutku... mual sekali," rintih Fleur. Suaranya nyaris hilang.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 214 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Putriku, Delia

Putriku, Delia

Gegas memuntahkan isi perut. Mulutku berlumur darah, ya, itu pasti darah. Kalau bukan, kenapa baunya seamis ini?! Perutku macam diaduk, mual luar biasa. Apalagi bau amisnya menusuk ke hidung, bahkan rasanya masih tertinggal di tenggorokan, tidak peduli seberapa banyak aku berkumur dengan air keran hingga menelannya. "Mas?! Kamu kenapa?!"
3.2K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

Mentari berpikir sambil mengunyah lagi roti yang ada di mulutnya. Hanya dua gigitan berikutnya, roti sudah ludes. Mentari meneguk air di botol minum usang yang Alman berikan sampai hampir habis. Lumayan, rasa lapar menyingkir. Tapi rasa ngilu di perut belum benar-benar hilang. Pasti asam lambung naik. Belum lagi rasa panas di badan, dan juga terasa sakit semua sekujur tubuh. Mentari memaksa diri mendekat ke pintu dan memperhatikan keluar. Langit seperti begitu dekat. Biru terang dengan awan-awan berarak. Hari cerah, panas matahari mulai terasa sedikit menyengat.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

Kini bercampur pula masuk ke kelenjar ludah yang keluar terus ke mulut dan tertelan ke lambung. Candra mengerutkan kening. Kali ini yang mengganggunya bukan gatal dan panas, tetapi mual. Seisi perutnya bergolak naik menuju kerongkongan. “Pak, saya mau muntah,” katanya dengan bibir gemetar. Siti yang belum tidur terpaksa membuka mata. “Kenapa?” tanyanya dengan kesal karena terganggu. “Aku mau muntah,” jawab Candra yang makin mual.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

"No worry, Sayang. Ibu dan Mama juga ada di depan. Arya juga. Mereka khawatir." "Oh ya?" "He'em. Aku panggilkan ya?" kata Mas Yoga. Aku pun manggut-manggut saja tak ingin banyak bicara dulu. Ia gegas keluar ruangan. Ternyata asam lambungku naik lagi. Tapi, biasanya tak sampai pingsan. Dan setelah minum susu tadi, kenapa tenggorokan ini juga agak gatal? "Alhamdulillah, kamu sudah siuman."
43.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Aku ADA

Aku ADA

Aku menutup mulutku, tanganku sampai gemetar melihatnya. Bukan nasi yang ada di piring, tapi ulat. Di area bibirku sepertinya ada sesuatu yang bergerak, apakah ulat? Apa Aku makan ulat?! Akh! Tidak! Aku berlari ke kamar mandi dan semuanya Aku muntahkan. "Aaaa!" Aku tidak bisa menahan diriku yang jijik dan takut,"uwek." Aku tidak bisa berhenti mual, karena semua ulat itu keluar. Bukan hanya ulat, bahkan darah pun. "Uwek…uwek."
102.8K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Rika mencoba untuk menelan, tapi rasanya seperti ada batu bata mengganjal di tenggorokannya. Wajahnya berubah pucat, matanya terbuka lebar. Rika merasa seperti ada sesuatu yang bergerak di dalam mulutnya, mencoba untuk keluar. Rika menutup mulutnya dengan tangan, berusaha untuk menahan rasa mual yang semakin menjadi-jadi.
1043.1K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Magang Jadi Istri CEO

Magang Jadi Istri CEO

“Aduh ...,” desisku menekan perut dan dada, ketika rasa pahit naik mulai ke tenggorokan, membuat lidahku kelu. Aku menutup mulutku dan buru-buru bangkit dari tempat tidur. Kakiku goyah, langkahku terseret menuju kamar mandi. Begitu sampai, aku berpegang pada wastafel, mencoba menarik napas ... tapi rasa mual itu kembali menyerang.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status