Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Pedang Langit Dan Bumi

Legenda Pedang Langit Dan Bumi

“Aku hanya mempercepat pelajarannya.” Perjalanan dilanjutkan. Tanah mulai mendaki. Awan menggantung lebih rendah, dan suhu menurun drastis. Di kejauhan, sebuah gunung tampak menjulang. Puncaknya diselimuti kabut kemerahan—seperti api yang tak padam. Lin Yue menunjuk ke sana. “Itu Puncak Tembaga. Di balik kabut itulah kelima gerbang berdiri.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Mereka bergerombolan, seakan membuat geng-geng dengan pohon pisang lainnya. Di sana, di bukit itu, sudah ada banyak anak-anak dan pemuda sepertiku. Mereka adalah orang-orang yang bosan dengan kehidupan desa depan rumah. Akhirnya mereka memilih menghabiskan waktu awal malam dengan mencari sensasi di atas bukit. Bukit itu dinamakan dengan nama fenomenal, ‘Bukit Seribu Harapan’. Bagiku nama itu tidak terlalu istimewa, aku lebih memilih menamakan bukit itu dengan nama ‘Bukit Tursina’. Kalian tahu apa itu bukit tursina? Itu adalah tempat Nabi Musa a.s mendapatkan wahyu secara langsung dari Allah.
8.99.9K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

Ia lalu menyibak semak dan ilalang yang melebihi tinggi tubuhnya sendiri. “Ah, itu dia puncak Anala. Tak ada lagi gunung di sini yang terus menerus menyemburkan asap selain Anala,” gumam Arya. Gunung berapi itu kira-kira masih berjarak satu hari berkuda, lebih jauh dari perkiraan awal. Artinya mereka membutuhkan semalam berkemah untuk sampai di sana. Tak mungkin terus melanjutkan perjalanan di malam hari. “Kalau kau sudah lebih baik, kita akan segera melanjutkan perjalanan,” ucap Arya. “Kita cari tempat untuk berkemah di dekat aliran sungai.”
1098.7K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

Tidak terkecuali dengan Junet dan kepala koki, semua nampak bahagia menunggu acara pernikahan itu dimulai. Bukit ditumbuhi berbagai pohon yang diantaranya pinus terlihat segar, lantai beralaskan rumput didekor sedemikian cantik khas ala pengantin. Tidak luput kursi pengantin lengkap dengan meja untuk melakukan akad nikah. “Wahhh!!! Lihat Anthony sudah datang!!” seru Junet berdecak kagum, dia melihat ketampanan Anthony keluar dengan balutan setelan jas hitam dengan dasi kupu-kupu.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

usul Ita, perempuan berkulit cokelat dengan rambut pendek ala Demi Moore. “Ih, jangan. Gue semalam udah ke sana.” Aku protes. Selain jauh, aku pun enggan ke sana lagi. “Di Hollland aja. Deket sama sekolah.” Semua menyetujui usul Elly. Maka, kami bertujuh, aku, Meri, Pia, Ita, Elly, Riana, dan Novi meninggalkan tempat itu menuju mobil masing-masing. Holland tak terlalu jauh dari sekolah Mega, paling lama tiga menit.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Menguasai Api Langit – Ujian Api yang Membara Gunung Berapi Mahakala, sebuah monumen alam yang megah dan mengerikan, menjulang di hadapan Ardian dan Sita. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit, menciptakan pemandangan yang dramatis dan menakutkan. Aliran lava pijar mengalir menuruni lereng gunung, menciptakan sungai api yang membara. Bau belerang yang menyengat memenuhi udara, menciptakan suasana yang mencekam. Ini adalah tempat di mana Api Langit tersimpan, tempat di mana mereka akan menghadapi ujian api yang sesungguhnya.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Terjun Bebas Di Antara Api dan Cinta

Terjun Bebas Di Antara Api dan Cinta

"Terima kasih telah membawaku menikmati pemandangan yang indah. Meskipun aku takut ketinggian, aku nggak merasa takut karena kamu yang membawaku terjun payung. Bersamamu membuatku bahagia." Gambar yang diunggahnya bukan dari rumah sakit, melainkan video saat mereka terjun payung. Aku tidak sempat melihat dengan jelas. Api dari balon udara terlalu besar, dan akan membakar tubuhku. Jika aku tidak segera memutuskan, aku akan mengalami penderitaan ganda, yaitu terbakar oleh api dan jatuh dengan cepat. Dengan perasaan sakit, aku mengusap perutku, dan air mata mengaburkan pandanganku.
11.0K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

"Kita sudah keluar." "Kau benar." Langit cerah berawan, beberapa bukit di sekitar perkotaan tampak menjulang tinggi dengan padang bunga di puncak bukit itu. Banyak orang berjalan di antara banyaknya jalan di kota. Entah mengapa jalan keluar itu terlihat seperti surga sungguhan. "Wah akhirnya aku akan bisa mandi sepuasnya," ujar Hao Yun merasa sangat senang.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Bu Reni mengangkat tangannya hendak menamparku. Andi segera bangkit dan menahan tangannya dengan ekspresi dingin, lalu berkata dengan suara rendah, "Aku nyuruh kalian ke sini buat bicarain hal penting. Kalau kamu berani angkat tangan lagi ke dia, aku sendiri yang bakal motong tanganmu itu."
12.5K viewsCompletedAdded to Library 424 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Bermain Api Dengan Nyonya

Bermain Api Dengan Nyonya

Dua Jam Kemudian (Pondok Tua Garis Batas Sektor Sembilan) Desir angin malam yang membawa aroma pinus kering menyelimuti sebuah gubuk kayu terbengkalai di puncak perbukitan Sektor Sembilan. Di dalam gubuk yang remang-remang oleh pendar sebatang lilin, kami terduduk dengan raga yang remuk.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status