Tak Sengaja Mencintaimu
Rembesan itu membuat plester menjadi longgar hingga lukanya terbuka, sehingga geseran sekecil apa pun bisa membuat Shankara merasa sakit.
"Bang, tahan ya," ucap Vanka sambil menekan perlahan dengan kasa antiseptik.
Shankara meremas sisi kasur. "Sakit, Van."
"Aku tahu. Sedikit lagi ... tahan."
Vanka bekerja cepat dan lembut. Setelah bersih, ia menempelkan plester baru, menekan pinggirannya agar menutup rapat.
"Sudah." Ia menarik napas. "Gimana? Masih sakit?"