Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Seuntai Janji

Seuntai Janji

"Lusa, dan aku maksa nodong diskon ke Zayan." "Dikasih nggak? Kalau nggak dikasih, aku yang ngancam dia." Arya tersenyum. "Alhamdulillah, dikasih, tapi cuma 25%." "Rada pelit dia sekarang." "Plus 10% diskon sewa mobil." "Hmm, syukurlah. Cabut aja berewoknya kalau pedit." "Mana berani aku. Belum nyampe tanganku ke wajahnya, dia pasti sudah ninju."
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai lao suzuran
Baca
+Pustaka
Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

Saat melihat situasi ini, Deon berkata sambil tersenyum canggung, "Bu Suzie, apa mungkin kamu juga mau belajar dari si Luna, mau meminta maaf?" Suzie malah mengangkat dagu dan menyunggingkan senyuman licik, "Kamu tenang, aku Suzie, bukan Luna. Trik yang aku gunakan padamu nggak sekejam dia." Habis bicara, ternyata dia duduk pangkuan Deon dan menggosok kedua tangannya sambil tersenyum menyeringai, "Kalau kamu nggak mau bilang, apa kamu percaya bahwa aku bakal membuat kamu nggak punya keturunan?"
9.31.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.7K kali sebagai lao suzuran
Tampilkan Ulasan (491)
Baca
+Pustaka
Arthur Parengkuan
Daya imajiner penulis luar biasa.Mampu mengendalikan bahkan terkadang membiarkan emosi dan pikiran pembaca tersalur lewat mata yang seturut dengan laju lambatnya kalimat per kalimat yang akan dilewatinya bersama rasa penasaran akan hal yang akan terjadi di depannya...peran tokoh salut buat penulis..
Danny Langoi
ceritanya payah...kenapa baru sekarang si kakek mengamcam Luna dengan abu mendiang ibu Luna yang mau dibuang ke sungai, waktu perjodohan awal dengan keluarga Tier kenapa tidak pake ancaman itu..? trus kenapa Lunanya mau juga mengikuti ancaman kakek nya, mau mengikuti keinginan kakek nya ...payah......
Baca Semua Ulasan
Terjebak Gairah Terlarang

Terjebak Gairah Terlarang

Kepala batang Leon membelah bibir vaginanya yang hangat, lalu masuk pelan hingga tenggelam sepenuhnya dalam satu gerakan mantap. “Aaaahhh… besar sekali… penuh banget,” desah Suzan panjang. Kepalanya mendongak, rambutnya tergerai, payudaranya yang sedang tapi kencang naik-turun mengikuti napasnya yang memburu.
36.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai lao suzuran
Baca
+Pustaka
TERIKAT PERJODOHAN

TERIKAT PERJODOHAN

’ Sombong Zeusyu. Easy, Bestie!
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai lao suzuran
Baca
+Pustaka
PENGHANCUR TAKDIR KEBANGKITAN WANG XUAN

PENGHANCUR TAKDIR KEBANGKITAN WANG XUAN

Semua mata beralih. Seorang wanita muda melangkah masuk, mengenakan jubah biru muda, rambut panjangnya terurai bagai air sungai malam. Dialah Lian Su, Kepala Sekte Bulan Tenang — wanita yang dikenal memiliki jiwa spiritual tertinggi di antara semua sekte besar. “Kalian semua terlalu sibuk mencari kambing hitam,” ujarnya pelan. “Sementara sesuatu yang jauh lebih berbahaya sedang turun dari langit.”
766 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai lao suzuran
Baca
+Pustaka
LUKA

LUKA

"AYAAAHHHHHHHHHHHHHH!!!!!!!!!" ****
87.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai lao suzuran
Baca
+Pustaka
Mon Amour

Mon Amour

Dari gelagat yang dikeluarkan wanita itu, Rizuki menduga jika Lena sudah mendengar banyak obrolan mereka. “Mama sudah beristirahat,” ucap Lena. Wanita berkebangsaan Jepang dengan tinggi seratus enam puluh lima itu hanya mengangguk kecil sebagai jawabannya. Ia mengerti, bahwa pemberitahuan itu berarti jika ia tak usah pamit kepada tuan rumah untuk pulang. Tak apa, ia bisa puang sendiri.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai lao suzuran
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

Sementara Laura? “Cita,” ucapnya sambil menyambut tangan Laura dengan erat. Namun, Cita tidak menyematkan senyum sama sekali, karena ia tidak suka berpura-pura bahagia. “Cita Lukito. Sudah berapa bulan?” tunjuknya pada perut Laura yang sudah sangat besar. “Oh …” Laura tertawa pelan, setelah melepas jabat tangannya dengan Cita. Ia mengusap pelan perutnya, lalu berkata, “HPLnya bulan depan.”
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 957 kali sebagai lao suzuran
Baca
+Pustaka
HYANG YUDA

HYANG YUDA

“Aku berjanji padamu, Sasarada. Aku, Hyang Yuda. Dewa Perang yang Agung dari Amaraloka akan menemukanmu kelak. Tunggulah aku, Sasarada. . .” Perlahan hujan yang jatuh di Janaloka berhenti. Awan mendung mulai bergerak pergi. Sinar matahari perlahan menembus dedaunan di hutan di sekitar rumah kecil milik Sasarada. Pelangi terbentuk di langit seakan menjawab janji Hyang Yuda kepada Sasarada. Dengan menggunakan Awarana Catra miliknya, Hyang Yuda membuat tabir pelindung di sekitar tanah pemakaman Sasarada dan kemudian Hyang Yuda kembali ke Amaraloka.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai lao suzuran
Baca
+Pustaka
Alverez

Alverez

Malam itu, ia tidak sendiri. Seorang pria duduk bersandar di sofa kulit hitam, menyilangkan kaki, dengan segelas whisky di tangan. Wajahnya tajam, berambut gelap disisir rapi ke belakang, dan senyum sinis yang menyembunyikan banyak rahasia. Namanya: Viero Santosa. "Jadi," kata Viero perlahan, menatap Calvin yang sedang menuangkan minuman untuk dirinya, "kau benar-benar kehilangan kendali atas Mitha?"
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai lao suzuran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status