Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Sudah satu jam mereka bertempur dalam pertarungan sengit, tak terasa keringat membanjiri badan masing-masing juga hampir seluruh bagian ranjang. Ranjang yang empuk membuat permainan mereka meliuk-liuk karena terbantu oleh gerakan pegas di bawah ranjang. Sampai di menit ke 90 Yuda merasa tubuhnya sudah gontai dan segera menyemburkan cairan putihnya di dalam organ sensitif Yuni, Yuni pun merasakan hangat luar biasa ketika cairan itu masuk. Yuni menggigit bahu Yuda karena sesungguhnya dia masih ingin terus bermain. Tapi dia juga harus menerima jika Yuda habis lembur kerja dan harus cepat istirahat.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai layed
Baca
+Pustaka
Pelampiasan

Pelampiasan

Linda membereskan hal yang belum ia selesaikan, tepat pukul empat sore Linda baru bisa kembali berbaring tenang, ia merasa lega saat tubuhnya yang hampir remuk bisa di baringkan dengan nyaman. Merasa nyaman, Linda pun akhirnya ketiduran. ___ to be continued
9.7303.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.2K kali sebagai layed
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ouroursthuseres
warning ada adegan +++++ Happy reading guys 😘 Kesya mengerjapkan kelopak matanya berulang kali, mencoba untuk menyesuaikan dengan intensitas cahaya yang sudah menelisik menerangi kamar itu. Perlahan dia menjauhkan diri dari dekapan laki-laki yang kini memeluknya namun, tubuhnya sama sekali tidak bergerak. Kesya menyadari bahwa ada tangan besar yang menahan tubuhnya. Dia menghela nafas pasrah, lilitan di tubuhnya sangatlah kuat, sangat sulit untuk melepaskan diri dari dekapan itu. Kesya tertegun ketika melihat pahatan sempurna di hadapannya, tanpa sadar kedua sudut bibirnya terangkat. Tangannya bergerak, membiarkan jari telunjuknya menelusuri seluruh wajah pria itu mulai dari mata, hidung, p
9.911.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai layed
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Waktu itu pembuatan Ledre menggunakan Gaplek yang sudah di keringkan lalu di campur dengan beras, namun tetap menggunakan pisang raja sebagai bahan utamanya. “Nduk, ambilkan wajannya.” Asih segera bangkit. Mengambil wajan baja yang tebal sebagai alat pembuatan Ledre. Tak lupa, ia sekalian menenteng arang dalam keresek berwarna hitam. Asih mendekati emaknya yang menyiapkan bahan sebagai adonan. Di depan emaknya ada da tepung beras, tepung pati atau yang biasa disebut dengan tepung tapioka, gula merah, santan, dan suwiran pisang raja. Sembari mengaduk adonan, wajan baja yang berada di atas tungku yang di bawahnya ada bara api dari arang kini sudah mengeluarkan asap panas, pertanda wajan baja i
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai layed
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

“Pak, matur suksma, nah. Mekejang sube sesuai pesanan tyang. Kude mayah?” “Pak, terima kasih, ya. Semua sudah sesuai pesanan saya. Berapa bayar?” *Tyang baang= Saya kasih Mekejang yuta limang atus= Semua sejuta lima ratus * Potong bien, satak, nah? Potong lagi, dua ratus, ya?
9.916.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai layed
Baca
+Pustaka
HEAVY

HEAVY

tanya Renata sambil memandang wajah Tara yang duduk di sebelahnya. Permainan apa yang diinginkan pria ini. "Truth or Drunk?" Renata tertawa hingga kedua matanya membentuk bulan sabit. "Are you sure?" Tara mengangguk yakin. Renata tersenyum, lalu mengangguk setuju. "Okey. Let's play the game," ujarnya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai layed
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedprendmine
“Icha, sini hp Mama. Mama mau ngomong sama Mbak-mu.” Icha memberikan ponsel itu pada Mama Mas Wira. Icha kembali ke tempat duduknya dan melanjutkan makannya. Aku sendiri sudah menghabiskan makananku. “Ma, Leya nggak bisa pulang liburan akhir tahun ini. Salam untuk calon adik iparnya Leya ya. Bilangin ke Wira jangan terlalu dingin ke Fita.”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai layed
Baca
+Pustaka
Melayat Setelah Dilayat

Melayat Setelah Dilayat

Pamali katanya, jika melayat setelah tujuh harinya, harus menunggu 40 harinya baru boleh melayat. Terlihat beberapa lelaki memasang tenda dan menggelar tikar di halaman depan untuk tahlil malam ini. Mengantisipasi, karena ketika acara tujuh harinya, kebanyakan bapak-bapak membawa serta anaknya untuk ikut tahlil. Juga, tetangga jauh pun biasanya akan hadir. Tahlil pengantar terakhir, katanya. Sedang Bu Naji sibuk menyiapkan 'berkat' bersama para rewang di dapur.
918.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 628 kali sebagai layed
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

Jika ada kau hawa yang melihatnya. Tidak hanya membasuh wajah, Arjuna juga merapikan tatanan rambutnya yang sedikit berantakan. Dengan menggunakan kedua tangan yang sudah dibasahi oleh air. Lalu mengusapkannya satu kali, semua sudah menjadi rapi seperti sediakala. Hal itu bisa terjadi, karena gaya rambut undercut-nya sangat mudah dirapikan serta masih mengandung pomade dan berambut lurus.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai layed
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status