Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gila Karena Penyesalan

Gila Karena Penyesalan

Karena adik kembarku lemah sejak kecil, semua orang selalu memihak padanya. Hari itu badai salju menutup seluruh gunung, helikopter penyelamat hanya menyisakan satu kursi. Aku menggenggam hasil diagnosis kanker stadium akhir di tangan, bersiap untuk menyerahkan kesempatan hidup terakhir itu kepada adik kembarku. Namun, tiba-tiba dia memegangi kepala dan berteriak pusing. Dalam sekejap, seluruh keluargaku langsung mengerubunginya, lalu bersama-sama mendorongnya masuk ke kabin helikopter. Suamiku bahkan menepuk lenganku yang patah dan berkata pelan, “Sevy, kamu tunggu giliran berikutnya.” Putriku pun melempariku bola salju sambil berteriak, “Tante lebih butuh diselamatkan, kamu jangan rebut!” Sampai helikopter lepas landas, barulah aku melihat adikku dari balik jendela. Dia menjulurkan lidah ke arahku, dengan wajah penuh kemenangan. Jadi, dia sama sekali tidak pingsan. Setelah diselamatkan, hidupku hanya tersisa tiga hari lagi. Dalam tiga hari terakhir itu, aku memutuskan untuk memberikan semua milikku. Hanya demi mendapatkan sedikit cinta dari keluargaku.
14.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai lebar lapangan bola
Baca
+Pustaka
Menjebak Cinta Om-Om Impian

Menjebak Cinta Om-Om Impian

Pertemuan dengan cinta pertama, begitu membara dan panas. Pertama kali mata bertemu mata, da gairah yang mendesir membuat desakan demi desakan untuk menyentuh kian intens. Jiwa muda yang membara, membuat Angela kian nekat menggejar cinta Edward. Perbedaan 20 tahun itu tidak menghalangi Angela sedikitpun untuk mendapatkan perhatian Edward. Kehadiran Angela membuat Edward kacau, dia tidak menginginkan wanita lain dalam hidupnya, namun juniornya berkata lain. Angela bukan gadis yang mampu ditolak. "Jess, kamu kah itu?" Edward menatap tidak percaya, masa lalunya hadir di depan dirinya, begitu nyata. "Ed?" Suara lembut itu masih sama, Edward langsung memeluk tubuh ringkih wanita itu. Wanita itu hanya diam, sesekali menyentuh pungguh lebar Edward. "Akhirnya aku menemukanmu, Jess." "Kamu mencariku?" Wanita itu melepaskan pelukan Edward. "Kenapa?" Pertnyaan itu membuat Edward mematung. Ya ... dia hanya mencintai wanita itu secara diam, tanpa ada ungkapan. Bahkan sampai sekarang. "Loh, mama dan Om Ed saling kenal?" Pertanyaan Angela sukses membuat kedua orang itu menoleh. Sementara Angela masih bingung, kenapa mamanya bisa mengenal Om Edward. "Dia mamamu?" tanya Edward tidak percaya. "Iya!" jawab Jessika tegas.
412 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai lebar lapangan bola
Baca
+Pustaka
EMERALD

EMERALD

Latopia
" Ayah tolong Alin sekali ini aja. Tolong jangan tambah penderitaan Alin lagi. " "Ayah tolong batalkan perjodohan ini, Alin tidak sanggup melihat Freya akan tunangan dengan cowok yang sangat Alin cintai. Alin sudah patuh pada semua perintah Ayah. Kenapa Ayah masih terus memberi luka pada hati Alin. Kenapa Ayah lebih mementingkan anak tiri Ayah dibanding anak kandung sendiri." Alin gadis yang malang, ia di tinggalkan oleh kedua orang tuanya sendiri. orang tuanya kini sudah mempunyai keluarga masing – masing. Alin kini hanya tinggal dengan pembantu kesayangannya, yaitu Bi Asih dan Pak Ujang suami Bi Asih. Alin tinggal dirumah yang dulu penuh cinta dan kasih sayang, namun kini rumah itu sudah tidak ada lagi cinta yang menghiasi. Hanya kesepian dan kehampaan yang menyelimuti rumah itu. Suatu hari ia bertemu dengan seseorang yang merubah kehidupannya secara drastis. Senyum yang sudah lama tidak terpancar di wajah Alin. Kini datang menghiasi wajah Alin yang cantik. Wajah putih berseri itu kini terlihat lebih cantik, karena senyuman yang lebar datang terus menerus setiap harinya. Namun kisah cinta Alin terhalang oleh Freya, Anak tiri Ayahnya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai lebar lapangan bola
Baca
+Pustaka
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Mas Khalid
Alice menatap sendu ke arah luar jendela rumahnya. Tampak terlihat anak-anak kecil tengah bermain bola di depan rumahnya. Ramai, bising, dan gelak tawa yang membuat orang lain terganggu, tapi tidak dengannya. Ia selalu merindukan momen dimana anak-anak bermain di depan rumahnya. Terkadang, ia memberikan makanan atau minuman ringan untuk mereka semua. Alice tersenyum, saat melihat bocah kecil itu tertawa riang melihat aneka jajanan yang diberikan olehnya. Sesekali ia menghapus buliran bening, yang membasahi pipinya. Ia kembali teringat akan ucapan sang ibu mertua, yang membuatnya menitikkan air mata. Sang ibu mertua menyindirnya, saat ia dan suami berkunjung kesana. Sindiran tajam yang terdengar biasa bagi yang lain, tapi tidak bagi Alice. Anak, adalah sosok yang selalu menjadi buah pertengkaran antara dirinya dengan sang ibu mertua. Acapkali sang ibu mertua menolak bertemu dengannya, jika ia datang dengan tidak menggendong seorang buah hati. Berulang kali Alice menghapus air matanya, namun malah semakin deras mengalir membasahi pipinya. Suara riuh gelak tawa anak-anak tetangganya, selalu menjadi hiburan tersendiri untuknya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai lebar lapangan bola
Baca
+Pustaka
Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

Donny akhirnya menyetujui permintaanku untuk menikah. Dia secara khusus memintaku untuk berpakaian rapi dan mengatakan jika dia sudah menyiapkan kejutan untukku. Namun, saat aku datang dengan pakaian terbaikku, ternyata tidak ada pengantin pria di acara pernikahan. Donny berbalik dan tersenyum kepada adik tiriku di sampingnya. "Kamu bilang pernikahan itu rumit dan membosankan. Hari ini, aku tunjukkan pernikahan yang seru padamu, bagaimana menurutmu?" Pembawa acara pernikahan pun mengumumkan dengan suara lantang, "Pernikahan ditunda." Sahabat masa kecilku bahkan menarik bola air yang sudah disiapkan sebelumnya dan menjatuhkannya di atas kepalaku, hingga membuat seluruh tubuhku basah kuyup. Donny tersenyum nakal sambil mengangkat alisnya kepadaku. "Kirana, ini cuma lelucon saja. Kamu benar-benar mengira aku akan menikahimu?" Pernikahan ini hanyalah sandiwara yang mereka buat untuk menyenangkan adik tiriku yang menderita depresi. Melihatku diam, Donny kembali tertawa dan berkata, "Kalau kamu memang begitu ingin menikah, pilih saja salah satu tamu yang ada di sini dan menikahlah dengannya." Namun, ketika aku benar-benar berjalan bersama pengantin pria ke pelaminan …. Mereka malah jadi panik.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai lebar lapangan bola
Baca
+Pustaka
Zombieing

Zombieing

nadiinath
~ZOMBIEING~ "Bian tuh zombie" ucap Naira bersungut-sungut. Pikirannya melambung membayangkan pertemuan tak mengenakkan dengan iblis itu. "Hah? Maksud lo?" "Uda mati terus bangkit lagi" "Mati suri gitu?" Naira memutar bola matanya malas, kemudian menghembuskan nafas keras. Berbicara dengan Silla memang membutuhkan tenaga ekstra. Sabar-sabar. "Dia uda mati, ilang di telan bumi. Eh tiba-tiba hidup, muncul, dan ngeracau di dunia gue. Sama kayak zombie ngga sih" "Oooh. Emang dia bawa virus? Kok lo namain zombie" "Iyalah. Virus merah jambu. Kan berabe kalo gue terjerat pesonanya lagi" "Ciee, bilang aja belum move on" Silla tertawa geli sambil menyolek gemas dagu sahabat baiknya. Ia langsung menghempaskan tangan Silla dengan kasar. Bukannya Naira belum move on, tapi ia tidak yakin hatinya akan kuat jika terus-terusan bertemu dengan dia. Kalian ingatkan pepatah yang mengatakan bahwa cinta pertama tidak akan pernah pudar? Nah kegalauan itu yang sekarang menyelimuti otaknya. Pepatah dari mana itu? Sepertinya hanya tertera di kamus hidup Naira. Hiks. IG: nadiinath
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai lebar lapangan bola
Baca
+Pustaka
Pocong Andong Penjemput Jiwa

Pocong Andong Penjemput Jiwa

Desi Diah PangestiMisteriIblisSantetKutukan
Berminggu-minggu beberapa desa tampak seperti desa mati setelah malam tiba. Hal itu disebabkan karena banyaknya orang meninggal yang ditemukan pada pagi harinya dalam keadaan telungkup. Menurut kabar yang berbedar, mereka meninggal setelah bertemu pocong berwajah hancur dengan kedua bola mata merah besarnya. Kedatangan pocong tersebut juga selalu disertai dengan bunyi gemerincing andong, padahal di desa mereka sama sekali tidak ada yang mempunyainya. Jelas saja itu adalah andong gaib yang tengah ditunggangi oleh pocong penjemput nyawa. Hingga suatu malam, tepatnya pukul 20.10. Arkan yang baru saja pulang mengerjakan tugas di rumah temannya itu dibuat terkejut dan ketakutan bukan main karena kedua retinanya baru saja melihat pocong yang terlihat begitu jelas di dalam rumah kosong yang berada di tak jauh dari rumahnya. Lalu, bagaimana dengan nasib Arkan? Apakah ia akan menjadi korban selanjutnya yang akan dijemput menggunakan andong seperti korban-korban sebelumnya? Cerita seperti ini ada banyak sudut pandang, karena memang sebuah pocong andong yang sempat menggeparkan itu memang benar-benar pernah terjadi pada saat lumpur lapindo meluap hingga membuat beberap desa tenggelam.
91.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai lebar lapangan bola
Baca
+Pustaka
Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Setelah kepalanya tertembak, Elina bukannya mati justru malah terbangun di dunia yang asing dan tubuh yang asing. Dengan bola mata berwarna coklat terang kemerahan sangat kontras dengan rambutnya yang berwarna merah. Nama wanita, ah- atau kita sebut saja dia gadis? Kenapa? Karena, meskipun statusnya seorang istri tapi suaminya belum pernah sekalipun menyempurnakan pernikahan mereka. Dia adalah Elena Van Padrisa. Meski begitu, status istri yang di sandangnya tak main-main. Karena sang pemilik tubuh merupakan istri dari seorang miliarder bernama Liandra Van Padrisa. Jadi, dia harus senang atau sedih? Dengan status istri sang miliarder yang tak di anggap keberadaannya itu? .... "Hehe baguslah jika dia tak menganggap keberadaanku, yang aku butuhkan hanya kekayaannya!" "Aku bisa foya-foya dan menikmati kehidupan kedua yang di berikan padaku." .... "Mau kemana, hmm? Apa kamu menghindariku?" "Terima hukumanmu, sayang!" .... "Aaaa dasar bajingan penipu! Apanya yang gak di anggap dia justru pria gila yang tak bisa lepas dariku!" "Menjauh dariku bajingan mesum!" ..... Entahlah bagaimana kelanjutan dari kehidupan kedua Elina as Elena di dunia barunya? Semakin banyak chapter, semakin seru dan penuh ketegangan serta plot twist!
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai lebar lapangan bola
Baca
+Pustaka
CINTA YANG DI NANTIKAN

CINTA YANG DI NANTIKAN

Rania
Seorang gadis berjalan begitu cepat dengan langkah lebar membawa nya ketengah jalan tanpa menghiraukan kendaraan yang berlalu lalang, ia menangis membengkap mulut nya dengan kedua tangannya.Hingga suara klakson menyadarkan nya. Ia linglung kaki nya berat untuk melangkah hingga terdengar suara memanggilnya.ia melihat nya laki-laki itu di sebrang kanan jalan berlari memanggil-manggil namanya sekali lagi kaki nya berat untuk melangkah sehingga suara klakson mobil itu semakin keras di telinganya."Sudah semuanya berakhir" batin gadis itu. Kemudian ia melihat laki-laki itu lagi kemudian tersenyum manis seakan melihatkan pada laki-laki itu bahwa ia baik-baik saja.Tiiinnn TiiinnnBrakkkTubuhnya terhempas dengan keras semua nya sudah berakhir benar-benar berakhir" Eren " teriakan itu masih ia dengar dengan senyum manisnya, ia melihatnya laki-laki yang ia Cintai menuju ke arahnya dengan cepat kemudian memangku kepalanya"Erenn bangun sayang bangun" katanya dengan lirih saat melihat kekasihnya terbaring tak berdaya dengan berlumuran darah."Ma..af " isak gadis itu dengan Lirih laki-laki itu menggelengkan kepalanya dengan cepat,bukan ini yang ia mau tuhan."Tidak sayang bangun, kamu sudah berjanji padaku untuk selalu bersamaku" katanya dalam isakanya"Ma.af kan.a..ku" kemudian kedua mata gadis itu tertutup berlahan bersamaan dengan nafas yang tak lagi ada."Tidak sayang jangan tinggal kan aku, Eren bangun...bangun." teriaknya dengan keras"Erennn"Brakk
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai lebar lapangan bola
Baca
+Pustaka
Menahanmu Bersamaku, Nona

Menahanmu Bersamaku, Nona

Di dunia ini Arch Callister hanya menginginkan Luciellea Rawnie. Ia akan melakukan segala cara untuk membuat Luciellea menjadi miliknya, termasuk memenjarakan wanita itu di kediaman megahnya. Arch mencintai Luciellea, tapi bagi Luciellea cinta Arch tidak lebih dari obsesi yang mengerikan. Arch telah mengambil semua kebebasannya, memisahkan ia dari pria yang ia cintai, juga selalu memperlakukannya layaknya tahanan. Sejak menikah dengan Arch, Luciellea telah melarikan diri berkali-kali, tapi pada akhirnya ia tertangkap lalu mendapatkan siksaan dari Arch. Suatu hari Luciellea kembali melarikan diri, ia mencoba untuk menemui pria yang ia cintai dan juga mengaku mencintainya. Dan pada hari itu juga Luciellea mengetahui bahwa pria yang ia cintai tidak lebih dari seorang bajingan. Luciellea kemudian mencoba menemui sahabatnya, tapi lagi-lagi ia menemukan fakta mengejutkan bahwa selama ini sahabatnya membencinya. Wanita itu mengolok-olok dirinya dari belakang. Mata Luciellea terbuka lebar, satu-satunya orang yang mencintainya dengan tulus di dunia ini hanyal Arch Callister. "Trik apa yang sedang kau mainkan sekarang, Ellea? Apakah kau berpura-pura menjadi patuh agar kau bisa mengelabuiku dan melarikan diri lagi dariku? Jangan bermimpi, Ellea. Dalam hidup ini kau hanya akan menjadi istriku." Arch Callister "Siapa yang ingin melarikan diri? Bahkan jika kau mengusirku dari hidupmu, aku tidak akan pernah pergi. Kau milikku, dan hanya akan menjadi milikku bahkan dalam seratus kehidupan mendatang." Luciellea Rawnie.
9.957.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai lebar lapangan bola
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Nanoy
akhirnya selesai. mikir lg, besok2 baca cerita apa lg. Yg ini sdh tamat. Rasanya blm bs move on, maunya berlanjut trs ^^. Cuss kk yg blm baca silakn baca novel ini. Ceritanya bagus sdh gitu gk berbelit2, & pnjng babnya jg standar, 47 plus extra part. Mmg cari cerita yg pendeknya gini yg ttp keren.
Maulya argiya diyanti
good story alur tertata walaupun singkat dan padat.walaupun alur konflik tidak trllu d jlskan namun scra keseluruhan puas dlm mmbca ny.author shrus ny sprti ini dlm menntukan part tdk neko² pnjang lebar sampai bribu² part(numn tdk ada yng jls alur ny)jg tdk menyiksa readers dlm hal mmblu koin.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
67891011
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status