Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kutukan Wasiat Kakek

Kutukan Wasiat Kakek

Namun, belum sempat ia menggulir layar, telinganya menangkap suara bisikan yang sayup-sayup terdengar, begitu lemah beriringan desau angin malam. “Tolong ....” Suara itu begitu lirih, terbungkus dalam isak tangis yang menyayat hati, seolah datang dari seseorang tengah dilanda rasa sakit. Ia menajamkan pendengarannya, memastikan apakah suara itu hanya halusinasinya atau memang nyata. Bisikan itu kembali terdengar, kali ini sedikit lebih jelas, memohon dengan nada memelas.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai lebih senyap dari bisikan pdf
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Anak Konglomerat

Terjerat Cinta Anak Konglomerat

Senyap dan sepi, tapi amat riuh di isi kepala. "Mau nangis?" Reksa mengucapkannya dengan berbisik di telingaku, membuatku merinding seperti habis mendengar bisikan setan. Aku terkekeh miris. Kepalaku langsung menelungkup di antara lipatan lutut. Aku ingin menangis malam ini, untuk malam ini saja.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai lebih senyap dari bisikan pdf
Baca
+Pustaka
PUTRI PENGUBAH TAKDIR ELYSIA

PUTRI PENGUBAH TAKDIR ELYSIA

Langit-langitnya seringkali begitu rendah hingga kami terpaksa merunduk. Dan bisikan-bisikan itu… kini semakin nyata. Bukan untaian kata. Lebih mirip desahan angin purba yang terperangkap, atau tetesan air berirama di kejauhan. Tapi sesekali, terasa seperti ada napas dingin yang berbisik tepat di cuping telingaku. Cukup untuk membuat bulu kudukku berdiri kaku merinding.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai lebih senyap dari bisikan pdf
Baca
+Pustaka
Semalam Bersama Sahabat Kakakku

Semalam Bersama Sahabat Kakakku

“Kalau aku salah arah…” “Aku tarik kamu.” Sunyi sepersekian detik. “Secara literal atau figuratif?” tanya Zayn. Ara hampir ketawa. “Fokus.” Rintangan kedua: polusi audio. Efek suara teriakan, bisikan, hingga noise statis meledak dari berbagai sudut speaker, sengaja dirancang untuk merusak fokus. Dunia di sekitar mereka mendadak jadi sangat bising.
740 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai lebih senyap dari bisikan pdf
Baca
+Pustaka
Penyesalannya dimulai Ketika Aku Meninggalkanya

Penyesalannya dimulai Ketika Aku Meninggalkanya

gumam Camelia teramat lirih, hampir menyerupai bisikan angin. “Kenapa?” Suara bariton Calvin mendadak memecah keheningan ruangan. Camelia seketika tersentak kaget dari lamunannya. “B-bukan apa-apa.” Calvin mengarahkan pandangannya, menatap Camelia selama beberapa detik dengan tatapan yang sulit diartikan, sebelum akhirnya kembali memfokuskan perhatiannya pada tumpukan berkas di hadapannya.
9.142.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lebih senyap dari bisikan pdf
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Valen Ash
Hai kak salam kenal ceritanya keren banget kalau boleh mampir ke ceritaku ya judulnya "CEO itu tak bisa menyentuh wanita kecuali aku" kisah hubungan satu malam yang berakhir dengan pernikahan kontrak karena kepentingan. Jangan lupa tinggalkan komentar terimakasih
Lady-Noir
Hai, pembaca Indonesia. terimakasih karena sudah menyukai novelku. aslinya novel ini dalam bahasa Inggris. aku sempat PESIMIS apakah akan diminati pembaca Indonesia atau tidak? tapi ternyata dugaanku salah. terimakasih kepada pembaca INDONESIA yang sudah setia membaca novel pertamaku :*
Baca Semua Ulasan
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai lebih senyap dari bisikan pdf
Baca
+Pustaka
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Tidak ada kata-kata di antara mereka, hanya keheningan yang sarat makna. Galuh menunduk, mendekat. Ratri memejamkan mata, menahan perasaan yang bercampur antara takut dan pasrah. Malam itu berjalan begitu pelan, diisi oleh desau napas, bisikan samar, dan getar yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Napas Ratri terengah-engah. “Mas…” suaranya keluar begitu lirih, hampir seperti desahan yang bergetar di antara udara malam.
678 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai lebih senyap dari bisikan pdf
Baca
+Pustaka
WARISAN DEWA YANG TERSEMBUNYI

WARISAN DEWA YANG TERSEMBUNYI

Mereka semua terdiam. Suara itu muncul. Bukan raungan seperti sebelumnya, melainkan bisikan. Ribuan suara bergema dari dalam retakan, berlapis-lapis, seakan berasal dari mulut makhluk yang tak terhitung jumlahnya. Bisikan itu lirih tapi jelas, bagai nyanyian yang diputar terbalik, memanggil sesuatu dari balik kegelapan. “Nyanyian Retakan…” Selene menatap langit dengan wajah pucat. “Itu bukan sekadar gema. Itu ritual. Sesuatu—atau seseorang—sedang mencoba menembus batas dunia.”
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai lebih senyap dari bisikan pdf
Baca
+Pustaka
Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mengantar Nyawa setelah hari raya

Terdengar bisikan di telinga Sudikerta Sudikerta celingukan setelah mendengar bisikan gaib itu. Suaranya persis suara Ratmini. "Ummi... Kamukah itu? Ummi!" Triak Sudikerta memecah keheningan di Desa itu. Tetapi tak ada seorangpun yang penasaran dan keluar setelah mendengar teriakannya. "Maju terus, Bah. Maju..." Lagi-lagi bisikan itu seperti menuntunnya.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai lebih senyap dari bisikan pdf
Baca
+Pustaka
Pesugihan Nyi Kukun Peliharaan

Pesugihan Nyi Kukun Peliharaan

Saat ia membaca Al-Fatihah, bisikan itu datang lagi, kali ini lebih keras. "Sujudlah pada kami... Jadilah penguasa kami... Kami akan setia... Kami akan memuja..." Leha menghentikan bacaannya, mencoba mengabaikan suara-suara itu. Ia memejamkan mata erat-erat, melanjutkan bacaan dengan suara lebih lantang. Tapi semakin lantang ia membaca, semakin keras pula bisikan itu, seakan mereka berusaha mengalahkan suaranya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai lebih senyap dari bisikan pdf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status