Merajut Asa
Cuaca sejuk, matahari yang tidak terlalu terik, hijaunya pepohonan dan rerumputan sepanjang jalan, serta tidak terlalu banyaknya kendaraan bermotor, membuat aktivitas seperti berlari, berjalan, bersepeda sangat menyenangkan.
Saat melintasi persimpangan jalan raya Solbergagatan, Joseph berhenti sejenak. Ia menunggu hingga Jovita berada di sisinya, baru mulai menyeberangi jalan. Sama seperti saat melewati persimpangan St. Kilda, Melbourne, Joseph selalu menempatkan dirinya di arah datangnya mobil. Namun bedanya, kali ini ia tidak menggandeng tangan Jovita.
Tidak jauh dari persimpangan Solbergagatan, bangunan tembok Visby sudah mulai terlihat.