Lelaki Pilihan Surga
“Berarti kali ini, kita berbeda. Aku lebih suka Ibu Aara. Kalau kamu bilang Ibu Citra itu sempurna, Aku bilang Ibu Aara itu, unik, berbeda, dan paket komplet.”
Keduanya tertawa.
“Kita ini ya, menghayal-nya terlalu jauh, haha,” ucap Tuti.
“Enggak apa-apa, namanya harapan. Ya siapa yang tahu, kan?” sahut Lenny.
“Tapi yang aku heran, kok keduanya kompak banget ya? Sama-sama jomblo.”
“Kamu tuh, kayak enggak bisa lihat saja. Ibu Citra dan Ibu Aara kan, wanita salihah. Enggak mungkinlah, ada kata pacaran di kamus mereka. Kalau nikah, ya pasti!”
Hot Chapters