Gairah Terlarang Sepupuku
Setelah tiba di sana, Ayana tampak antusias memeriksa koleksi lensa di meja display.
Jagad menemaninya berdiskusi dengan staf toko, sementara Sky hanya berjalan-jalan di sisi ruangan, memerhatikan foto-foto contoh yang terpajang di dinding. Di salah satu sudut, ia melihat sebuah kamera mirrorless. Kamera yang ia bayangkan akan digunakannya untuk memotret pemandangan, bukan wajah seseorang.
“Gad, bisa antar Tante pulang dulu? Tante capek banget,” pinta Ayana setelah selesai membeli.