Pesugihan Kandang Bubrah
Ndraa Archeraku benci ayahmaafkan ibu anakkukata kecewa buat suami
“Gerbang Kandang Bubrah tidak bisa disentuh oleh orang yang masih memiliki kehidupan yang utuh. Kalian harus berada di antara—tidak sepenuhnya hidup, tapi juga tidak mati.”
Lila menggigit bibirnya. “Bagaimana caranya?”
Arif menatapnya lama sebelum akhirnya berkata, “Kalian harus mengalami kematian semu.”
Wina langsung memandangnya tajam. “Kau tidak sedang bercanda, kan?”