LAILA
Dari balik kegelapan dan di belakang titik cahaya misterius ada sosok berambut panjang berdiri.
"Kakak takut gelap?" Ucapnya.
Ternyata sosok itu Lia, tidak lagi menggunakan seragam, dia sekarang mengenakan pakaian serba hitam berbaur dengan gelapnya tempat ini. Dia terlihat membawa lilin dan meletakannya di depanku yang terbaring di lantai dalam keadaan terikat.
Aku berusaha bicara tapi mulutku dilakban. Lia melepaskannya dengan pelan. Aku segera bicara, "Lia, kakak mohon. Kasihani kakak."