Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERPERANGKAP PESONA KAKAK IPAR

TERPERANGKAP PESONA KAKAK IPAR

Naomi mendengus kesal melihat itu dan amat sangat geregetan sekali. Sampai dimana pemandangan itu semakin jelas terlihat kala Lian sudah ada di hadapannya. OMG rasanya Naomi ingin sekali menendang milik suaminya yang masih setengah mampus itu. "Kamu nggak pakai sempak, Mas? Kamu tuh habis nge-gym atau habis ngising?" semprot Naomi yang sudah tak lagi bisa sabar. Rasanya kok ingin mencolok mata Lian agar paham siapa yang digarap oleh pria itu. Jika dibanding dengannya tentu sangat jauh.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai liang memek
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Putri Terbuang: Jenderal, Mengakulah!

Balas Dendam Putri Terbuang: Jenderal, Mengakulah!

Meskipun ia tumbuh besar bersama sepupunya Han Feng, ia belum pernah melihat sosok pria bertelanjang dada dengan otot-otot yang terbentuk seperti ini. Zhu ​Yu Liang membuang pandangannya ke samping, menatap dinding ukiran kayu dengan kaku. Otot-otot tubuhnya menegang hebat, bukan hanya karena rasa sakit yang menyiksa, tapi karena sensasi panas yang menjalar setiap kali jari lembut Wen Mei bersentuhan dengan kulitnya. Kedekatan fisik ini terasa begitu intim, melampaui batas pengawal dan majikan.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai liang memek
Baca
+Pustaka
Pendekar Pusaka Gurun Gobi

Pendekar Pusaka Gurun Gobi

tanya Long Wan, dia sangat terkejut mendengar pengakuan Li Mei. “Long Wan, ternyata kamu benar-benar biadab!” teriak Lin Lin, ia sangat cemburu mendengar pengakuan Li Mei. “Sudah lah, yang namanya laki-laki bebas bercinta dengan siapa saja!” kata Li Mei sambil menyandarkan kepalanya di bahu Long Wan. “Kau ..” kedua mata Lin Lin mendelik. “Jika kamu ingin membuat perhitungan, datang saja ke hutan larangan. Itupun jika memiliki keberanian, kalau hanya mengandalkan ilmu silatmu yang cetek itu tentu tidak ada gunanya sama sekali!” tantang Li Mei.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 691 kali sebagai liang memek
Baca
+Pustaka
Pesona Liar Suamiku

Pesona Liar Suamiku

Kemarahan semakin nampak jelas di wajah tampannya saat Deandra melepaskan pakaian bawahnya, hingga tidak ada satupun benang yang menempel di kulit mulusnya itu. "Bagaimana, masih mau menolaknya?" tanyanya. Deandra berpose dengan begitu sensual, begitu menggoda. Namun Leon tetap mengabaikannya, pria itu malah kembali mengeluarkan perintah tegasnya, "Cepat pakai kemejanya!"
1037.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai liang memek
Baca
+Pustaka
Marriage Express

Marriage Express

balasnya melirik kancing seragam Indira, lalu menatap lekat bagian dadanya yang sudah mendapatkan tatapan membeliak dari Indira. “LIAM OGAWA!” “ADUH! SAKIT INDIRA!” Satu jitakan di kening Liam tidak berarti apa pun bagi Indira. Ia memukul bahu pria itu, terus saja melakukannya sekalipun Liam mengaduh sekaligus meminta maaf. Pria ini memang mesum. Sekalipun sudah bersikap baik, berucap serius. Pasti ada saja yang diselipkannya, tidak jauh dari pikiran mesum nan kotornya.
1019.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai liang memek
Baca
+Pustaka
Asisten Tersayang Detektif Tampan

Asisten Tersayang Detektif Tampan

"ARRGH!“ Liam kaget, rasanya seakan tersengat listrik menyakitkan hingga ke ujung kepala. Tak mau buang kesempatan, Leina menonjol perut pria tersebu hingga membuatnya mundur. "AARRGH! LEINA!” Liam mundur dengan kesakitan. Dia membungkuk sambil meremas perut. Butir-butir keringat terbentuk di kening. "LEINA ..."
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai liang memek
Baca
+Pustaka
Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

“Memangnya …, kau memiliki uang untuk berbelanja di sini, Zhu Lian? Kamu itu hanyalah seorang tuakng bakmi. Apa kau lupa? Aku mengetahui penghasilan kamu selama satu bulan. Bair aku ingatkan: uangmu tidak akan cukup untuk membeli barang-barang di sini, yang termurah sekalipun!” Sejujurnya, tudingan Mei Li itu mulai membuat Zhu Lian panas hati. Untuk sejenak, ia memperhatikan mantan kekasihnya tersebut. Penampilan Mei Li sekarang berbeda. Terlihat lebih glamor dari sebelumnya. Lantas menurut Zhu Lian, pulasan makeup pada wajahnyapun agak terlalu berlebihan. Setidaknya bagi dia. Mungkin tidak bagi Hu Chen.
9.956.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai liang memek
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Pendekar Naga Wanita

Reinkarnasi Pendekar Naga Wanita

Teriak Mae Li. Mae Li langsung mengambil cambuk yang ada di pinggangnya, cambuknya yang terbuat dari kulit-kulit hewan spiritual bersiap diayunkannya ke Ling Li. "Dasar tidak berguna terima ini," teriak Ling Li. Cheeeeeeettttaaaaaaaarrrr. Suara cambukan menggelegar keras, Mae Li tersenyum setelah dua kali mengayunkan cambuknya, Mae Li yakin tubuh Ling Li pasti penuh Luka saat ini.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai liang memek
Baca
+Pustaka
Ketika Istriku Mulai Membangkang

Ketika Istriku Mulai Membangkang

sindir Lia. Melisa masih meringis dengan muka memerah menahan malu. "Kupikir kamu memang jago di adu otot, kayak yang sering kamu banggakan selama ini. Katamu orang banyak takut sama kamu karena itu. Ternyata cuma segini. Makanya, hidup itu jangan cuma ngandelin otot aja! Tapi ngandelin ini!" Lia menunjuk kepala Melisa. Malu! Itulah yang Melisa rasakan. Seketika ia merasa Lia telah menginjak-injak harga dirinya dengan ucapan yang lebih terdengar seperti hinaan tersebut.
9.5243.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.0K kali sebagai liang memek
Baca
+Pustaka
Budak Kesayangan Pangeran Buta

Budak Kesayangan Pangeran Buta

Pria itu kemudian menatap dalam wajah gadis dibawahnya itu. “Mulai malam ini, kita akan terikat oleh ikatan yang tak akan terpisahkan,” bisik Liang Wei. Ia kemudian mulai menghentakkan pinggulnya dengan perlahan dan membuat Ming Zhu meringis kesakitan. “P-pelan sedikit. Kumohon,” lirihnya sembari meremas bahu Liang Wei. Liang Wei mengangguk pelan. Ia terus mendorong pinggulnya. Tapi kali ini, ia lebih lembut.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai liang memek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status